Wisata

Optimalkan Pariwisata, Pemko Bukittinggi Gandeng PHRI

Untuk mendukung pengembangan pariwisata, Pemerintah Kota menjalin kerjasama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), terutama dalam  hal meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi, Kamis (16/2/2017), mengatakan, peningkatan kunjungan wisawatan tidak terlepas kontribusi PHRI yang terus memberikan service pada pengunjung, baik itu dari segi pelayanan, kamar hotel, hingga menu masakan yang membuat pengunjung betah berada di Bukittinggi.

“Kedepan PHRI hendaknya lebih meningkatkan perannya dalam hal promosi atau dengan arti mampu menjadi travel agen atau biro perjalanan, tidak hanya melayani tamu di hotel, namun juga dalam hal meningkatkan promosi wisata Kota Bukittinggi melalui publikasi,” ujarnya.

Menurut Irwandi, tingkat hunian hotel di Bukittinggi diatas 80 persen, sangat menguntungkan dalam bisnis pehotelan, dan kedepan juga perlu dijalin sinergitas dengan biro perjalanan, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Ikatan agen tour dan perjalanan Indonesia), sehingga saling mendukung untuk kemajuan pariwisata Bukittinggi kedepan.

Disamping itu Pemko Bukittinggi juga berencana menjadikan kota ini menjadi wisata convention atau pariwisata andalan seperti hal nya negara maju, lebih dikenal dengan istilah MICE (Meeting, Incentive, Convention, and exhibition) atau menjadi lokasi pertemuan dengan tujuan menjadi industri pariwisata.

Untuk mendukung program itu lanjut Irwandi, kedepan juga perlu rencana penambahan kamar hotel, saat ini ada 76 hotel dengan grade tertinggi bintang empat, kedepan juga perlu peningkatan grade hotel hingga bintang lima.

“Tambahan hotel juga perlu diprogramkan, maka dari itu Pemko Bukittinggi juga tidak menutup kemungkinan mengajak para investor untuk berinvestasi membangun hotel baru, dan kepada para pemilik hotel juga diharapkan untuk menaikkan grade hotelnya, sehingga pelayanan pehotelan lebih maksimal bagi kepuasan pengunjung,” ulasnya.

Menurut Irwandi, PHRI juga berharap mengangkat kerajinan masyarakat yang bergerak dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), baik berupa handicrafts atau kerajinan, bahkan yang luar biasa dalam Indonesia Fashion Week 2017 lalu, Bukittinggi mendapat apresiasi atas penampilan baju hasil sulaman dan bordiran yang sangat dinikmati pengunjung.

“Kerjasama antara Pemko Bukittinggi dan PHRI, sama-sama saling menguntungkan, dengan optimalnya promosi, masyarakat dari berbagai daerah akan berkunjung ke Bukittinggi sehingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi di sejumlah objek wisata, bagi PHRI tentu saja akan meningkatkan jumlah kunjungan melalui pemesanan kamar,” terangnya.

Irwandi menambahkan, Pemko Bukittinggi juga mengadakan banyak iven dalam satu tahun kalender kegiatan, hal ini juga untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan secara otomatis juga menambah jumlah pemesanan kamar hotel.

Diharapkan, dengan keberadaan dan peran PHRI melalui industri perhotelannya, mampu mendukung destinasi Bukittinggi sebagai salah satu daerah destinasi wisata di Sumatera Barat. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top