Wisata

Pertukaran Harimau Sumatera TMSBK Bukittinggi dengan Singa Afrika Bali Zoo Dijadwalkan Dalam Waktu Dekat

Rencana penukaran koleksi satwa antara Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Bukittinggi dan Bali Zoo, berupa singa afrika dan harimau sumatera mengalami perubahan.

Hal itu dikarenakan induk dari satwa harimau sumatera di TMSBK yang akan ditukarkan melahirkan. Akhirnya dari sepasang rencana awal akhirnya dirubah menjadi satu paket dimana induk dan anaknya ditukarkan sekaligus.

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, mengatakan, Rencananya, pihak TMSBK bakal menghibahkan sepasang harimau Sumatera ke pihak Bali. Namun, pasangan siraja hutan tersebut ternyata melahirkan tiga anak pada 14 Nopember 2016 lalu, masing-masing satu jantan dan dua betina.

“Sedangkan menurut ketentuan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) penukaran satwa yang baru melahirkan haruslah dalam bentuk paket induk dan anak. Untuk memenuhi ketentuan pusat itu, kita harus ubah perjanjain kerjasama semula,” jelasnya, Sabtu (28/1/2017).

Menurut M. Ramlan Nurmatias, sepasang harimau Sumatera yang akan ditukarkan dari Bukittinggi itu harus diubah menjadi satu paket, yakni sepasang induknya ditambah tiga ekor anak yang baru lahir. Perubahan materi kerjasama itupun telah disampaikan ke pihak kementerian. Ia memperkirakan seluruh administrasi pertukaran satwa kedua kebun binatang bakal rampung akhir bulan ini, sehingga pertukaran dapat direalisasi.

“Pada prinsipnya setuju ditukarkan satu paket berupa sepasang induk lengkap ketiga anaknya. Namun, diharapkan ada kompensasi dari pihak Bali zoo berupa perbaikan kandang di TMSBK. Artinya, pihak bali diharapkan memberikan kontribusi berupa perbaikan kandang, sehingga ada kontribusi positif bagi Bukittinggi sendiri,” tukasnya.

Kalau aturannya satu paket, Pemko Bukittinggi setuju saja, tapi tentu harus ada konpensasinya namun Pemko Bukittinggi akan mendukung kerjasama dengan pihak Bali dalam pengembangan ke depan, sepanjang memberi kontribusi pistif bagi kedua pihak.

Sementara itu, Konsultan Bali Zoo, Agung Santosa mengatakan, sesuai memorandum of understanding (MoU) yang telah disepakati, pihak Bali Zoo bakal menyerahkan ke Bukittinggi Singa Afrika satu jantan dan dua betina, Kanguru Tanah satu jantan dan dua betina serta Burung Bayan satu jantan dan dua betina.

Terkait permintaan konpensasi dari Walikota, Agung Santosa menyatakan pihak Bali Zoo mengabulkannya, dan siap membantu memperbaiki kandang di TMSBK nantinya, maka dari itu pihaknya segera mengirimkan desainer untuk perbaikan sambil menunggu proses administrasi dari kementerian LHK.

Kehadiran satwa langka dari TMSBK, nantinya akan memberi kontribusi positif dalam pengembangan Bali zoo. Karena itu, imbuh Agung Santosa, pihaknya berencana membuat perkampungan satwa Sumatera berupa kandang-kandang khusus.

“Jadi nantinya satwa-satwa kiriman dari Sumatera akan kita tempatkan pada kandang khusus itu, termasuk dari Bukittinggi,” tukasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top