Wisata

TMSBK Bukittinggi Akan Miliki Tiga Ekor Singa Afrika dari Bali Zoo

Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Bukittinggi bakal menerima koleksi hewan baru berupa tiga ekor Singa Afrika akhir Januari ini dari pihak Bali Zoo, hingga saat ini, pihak TMSBK masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Energi (KSDAE).

Kepala Bidang (Kabid) TMSBK Dinas Kebudayaan  Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi Ikbal, Kamis (19/1/2017), mengatakan, informasi terbaru yang kita terima hari ini dari pihak Bali Zoo semua surat-surat sudah oke, hanya saja hanya menunggu SK tersebut turun dari pihak Dirjen KSDAE. Jika sudah turun maka pengiriman hewan akan dilakukan.

“Tiga Singa Afrika dari Bali Zoo akan ditukar dengan sepasang Harimau Sumatera dari TMSBK. Persiapan kita semua sudah oke, kandang sudah kita persiapkan, hanya menunggu kedatangan hewan saja lagi, mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” ujarnya.

Nantinya tukas Ikbal, jika Singa Afrika tersebut sampai di TMSBK, ketiga singan yang terdiri dari dua betina dan satu jantan tersebut akan ditempatkan pada satu kandang.

“Jika biasanya hewan yang baru masuk itu harus dikarantina dahulu, namun kita tidak memiliki tempat karantina khusus, jadi akan langsung sekaligus dikarantina dikandang yang telah disiapkan itu, lagipula hewan ini sudah terbiasa dengan manusia,” ungkapnya.

Kehadiran Singa Afrika sendiri di TMSBK sebut Ikbal akan sangat membantu untuk mendongkrak pengunjung datang berkunjung, pasalnya TMSBK sendiri sudah 20 tahun lebih tidak memiliki koleksi hewan berupa singa.

Saat ini pihak TMSBK sebut Ikbal telah berhasil mengoleksi delapan ekor Harimau Sumatera yang berkembang biak di TMSBK sendiri.

“Maka dari itu, agar tidak terlalu padat Harimau ini kita bagi, sekaligus untuk menjaga keturunan harimau sendiri,” ujarnya.

Koleksi harimau sumatera sendiri bertambah tiga ekor sejak dua bulan terakhir. Saat ini kondisi ketiga anak harimau yang lahir dari induk bernama Sean tersebut berada dalam kondisi sehat dan selalu mendapatkan perhatian khusus dari pihak TMSBK.

“Semoga kedepan satwa kita dapat semakin berkembang disini, hal ini juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk datang kesini,” harap Ikbal.

Ikbal mengakui jika pertukaran satwa antara Harimau Sumatera dan Singa Afrika tesebut molor dari rencana awal.

“Awalnya direncanakan pada akhir tahun kemarin, namun karena terkendala SK tersebut, akhirnya memang agak molor. Namun dapat dipastikan pertukaran ini pasti akan terjadi,” ujarnya.(Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top