Sigap Polisi

Kapolres Bukittinggi Pastikan Belum Ada Laporan Resmi Orang Tua Soal Kasus Penculikan Anak

HaloBukittinggi : Maraknya isu penculikan anak yang beredar di media sosial dalam tempo dua minggu terkahir ini, sempat meresahkan warga Kota Bukittinggi, bagaimana tidak isu yang berkembang melalui status di sejumlah media sosial itu sangat menghantui para orang tua, terutama bagi mereka yang anaknya masih duduk di bangku TK dan Sekolah Dasar (SD).

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Senin (3/4/2017), mengatakan, tidak ada laporan yang masuk ke Mapolres terkait kasus penculikan anak di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan dapat dipastikan info yang berkembang itu tidak benar adanya.

“Info penculikan anak di SD Bukittinggi yang menjadi viral di dunia sosial melalui aplikasi handphone itu tidak ada, masyarakat jangan lagi percaya dengan informasi yang tidak benar, karena bisa saja itu perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab,” tukasnya.

Hingga sekarang terang Arly Jembar Jumhana, tidak ada kasus penculikan anak di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan diharapkan hal itu tidak terjadi, serta sebagai langkah antisipasi dilakukan pengawasan ke sekolah-sekolah oleh Babinkantibmas.

“Masyarakat diminta untuk tidak percaya adanya isu penculikan anak, karena masih sebatas beredar di media sosial, tidak dapat dipastikan kebenarannya karena tidak ada masyarakat yang melaporkan kejadian kehilangan anak,” jelasnya.

Apabila masyarakat mendapatkan informasi yang tidak benar sambung Arly Jembar Jumhana, hendaknya segera mencari kebenarannya, jangan lantas percaya begitu saja, laporkan pada pihak sekolah, dan tindaklanjuti dengan menghubungi Babinkantibmas yang bertugas di seluruh Kelurahan.

“Sebelumnya informasi yang beredar tentang kasus penculikan anak di Kota Padang, juga telah dibantah Kapolresta Padang, karena juga tidak ada laporan resmi masyarakat yang menyatakan kehilangan anak atau dibawa oleh orang tidak dikenal,” ulasnya.

Namun demikian, Arly Jembar Jumhana menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga anak dimanapun berada, lakukan komunikasi secara intens dengan anak, pihak sekolah, dan polisi, sehingga dapat meminimalisir ruang gerak si pencuri.

“Disamping itu ada juga dampak positif dari isu penculikan anak ini, informasi Babinkantibmas, pada umumnya orang tua lebih melakukan pengamanan terhadap anak mereka, mulai dari mengantarkan ke sekolah dan menjemput saat pulang sekolah, tentunya hal itu sudah tugas kita sebagai orang tua,” ungkap Kapolres. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top