Ruang Publik

PVMBG Catat Selama Empat Hari Marapi Sumbar Erupsi 62 Kali

HaloBukittinggi : Sejak beraktivitas kembali pada Minggu 4 Juni 2017 lalu, berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bukittinggi, hingga Rabu 7 Juni 2017 pukul 18.00 WIB, Gunungapi Marapi Sumatera Barat telah 80 kali sejak mengalami erupsi atau letusan.

Staf Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bukittinggi, Hartanto Prawiro, mengatakan, hingga saat ini status Gunungapi Marapi Sumatera Barat masih berada dalam waspada atau level dua.

“Imbauan tetap diberlakukan agar masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki atau beraktifitas didekat gunung Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah atau puncak,” ujarnya, Rabu (7/6/2017).

Secara visual sambung Hartanto Prawiro, kondisi letusan pada malam hari tidak terpantau secara visual karena gelap. Sementara pada siang hari terlihat jelas dari kejauhan, puncak kawah mengeluarkan abu vulkanik.

“Sebenarnya status tersebut sudah berlaku sejak Agustus 2011 silam, hingga hari ini belum dicabut, dan hingga saat ini pihak PVMBG masih terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunungapi Marapi Sumatera Barat,” ulasnya.

Hartanto Prawiro menambahkan, sebelumnya Gunung Api Merapi Sumatera Barat itu terakhir erupsi pada 26 September 2012, dengan ketinggian abu vulkanik 1500 meter dan terdengar suara dentuman. (Dipra)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top