Ruang Publik

Sehari Ini Gunung Marapi Sumbar 26 Kali Erupsi

HaloBukittinggi : Berdasarkan data yang dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi yang berkantor di Kelurahan Belakang Balok, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, hingga Senin (5/6/2017) malam pukul 21.30 WIB ini, Gunung Api Marapi Sumatera Barat terus mengalami erupsi atau letusan dan mengeluarkan abu vulkanik.

Petugas Pos Pantau Gunung Api (PGA) Marapi, Hartanto Prawiro, menjelaskan, berdasarkan data yang telah dihimpun dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB, telah terjadi 26 kali letusan atau erupsi Gunung Api Marapi, dengan ketinggian kolom abu yang bervariasi.

“Gunung Api Marapi dengan ketinggian 2.891 Meter Dari Permukaan Laut (MDPL) yang berlokasi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat itu mengalami peningkatan aktivitas dan mengeluarkan abu vulkanik berwarna abu-abu tebal, dengan tekanan yang berbeda-beda,” jelasnya.

Menurut Hartanto Prawiro, 9 kali letusan terjadi dalam rentang pukul 00.01 WIB hingga pukul 06.00 WIB, dengan Amplitudo yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 3 Milimeter, durasi gempa yang terjadi juga bervariasi 8 hingga 34 detik,” terangnya.

“Sementara itu pada pengamatan pukul 06.00 hingga pukul 12.00 WIB, terjadi 11 kali letusan atau erupsi, dengan amplitudo 1 hingga 12 Milimeter, durasi, 5 sampai 20 detik,” ulasnya.

Sedangkan saat diamati dari pukul 12.00 hingga 18.00 WIB sambung Hartanto Prawiro, Gunung Api Marapi Sumatera Barat kembali meletus atau erupsi sebanyak 6 kali, dengan amplitudo 4 sampai 21 Milimeter, dan durasi tercatat 15 sampai 33 detik.

Secara visual sambung Hartanto Prawiro, kondisi letusan pada malam hari tidak terpantau secara visual karena gelap. Sementara pada siang hari terlihat jelas dari kejauhan, puncak kawah mengeluarkan abu vulkanik.

Hartanto Prawiro menambahkan, sebelumnya Gunung Api Merapi Sumatera Barat itu terakhir erupsi pada 26 September 2012, dengan ketinggian abu vulkanik 1500 meter dan terdengar suara dentuman.

Hingga malam ini status Gunung Api Marapi masih waspada atau level dua, dan masyarakat di sekitar kawasan Gunung, pengunjung, pendaki serta wisatawan, diimbau untuk tidak melakukan pendakian pada radius 3 Kilometer dari kawah atau puncak. (Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top