Ruang Publik

Tim SK4 Bukittinggi Amankan Enam Orang Terduga Wanita Malam

HaloBukittinggi : Enam orang terduga wanita malam, Senin (22/5/2017) dini hari tadi, diamankan Tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK)4 Bukittinggi di salah satu tempat karaoke, setelah kedapatan berkeliaran lewat tengah malam, dan melanggar Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2015, tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Bukittinggi yang juga Koordinator Tim SK4 Syafnir mengatakan, ke enam wanita yang didampingi tiga orang laki-laki ini saat diamankan petugas Tim SK4 mengaku sebagai pengunjung, namun dari cara berpakaian dan waktu kunjungan yang sudah lewat dari jam 12 malam menandakan mereka telah melanggar aturan.

“Petugas dari Tim SK4 langsung mengamankan ke enam wanita ini ke markas Satpol PP untuk dimintai keterangan, dan dari hasil pemeriksaan satu orang mengaku sebagai warga Kota Bukittinggi, dan lima orang lainnya berasal dari Kota Payakumbuh,” ulasnya.

Menurut Syafnir, saat didata petugas hanya satu orang yang mampu menunjukkan identitas resmi berupa Kartu tanda Penduduk (KTP), kelima lainnya tidak memiliki identitas, dan karena di dinas satpol pp tidak ada ruang tahanan sementara, mereka kembali dilepas, namun sebagai barang bukti handphone nya diamankan petugas, dan wajib lapor terhitung hari ini untuk diproses oleh penyidik.

“Setelah didata penyidik nantinya, mereka diberikan surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan yang sama, dan apabila dalam file laporan dinas satpol mereka pernah melakukan perbuatan yang melanggar aturan akan dilakukan pembinaan, serta nantinya saat tertangkap lagi, akan diproses lebih lanjut, dibawa ke Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok,” terangnya.

Syafnir menambahkan, razia trantibum oleh Tim SK4 ini terus dioptimalkan menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, sebagai antisipasi adanya penyakit masyarakat yang akan mengganggu ketentraman umat muslim beribadah.

“Sasaran dari razia ini adalah hotel, cafe, dan tempat hiburan, menindak masyarakat yang sengaja melakukan perbuatan melanggar norma hukum dan adat istiadat, sekaligus melanggar Perda tentang Trantibum,” tukasnya. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top