Ruang Publik

Dinas Satpol PP Bukittinggi Amankan 13 Pelajar Saat Razia Jum’at Syariah

HaloBukittinggi : Tim Satuan Polisi Pamong Praja syariah regu putri, Jum’at (19/5/2017), kembali menggelar razia pelajar yang tidak melaksanakan Shalat Jum’at, sebagai bentuk antisipasi menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum), saat umat muslim lainnya melaksanakan Shalat Jum’at.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Tim Satpol PP Syariah Putri menelusuri sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat untuk bermain bagi pelajar laki-laki ketika Sholat Jum’at berlangsung.

Razia kali ini menelusuri dua lokasi yang dijadikan area bermain yakni di kawasan pasar bawah Bukittinggi, tepatnya di warung dan di warnet.

Menurut tim yang bertugas kali di lapangan, lokasi tersebut sering kali dijumpai pelajar laki-laki muslim yang tidak melaksanakan sholat jumat yang sedang bermain di warnet dan sejumlah warung.

Seusai razia Kabid Linmas Dinas Satpol PP Bukittinggi, Reka Syahrul, mengatakan, tim regu putri syariah menangkap 13 pelajar di lokasi tersebut, dimana 7 pelajar di jaring di warnet pasa bawah dan 6 pelajar di kedai di pasa bawah.

“Pelajar yang terjaring razia di warung tengah asik bermain domino, awalnya salah satu dari mereka menolak dibawa, namun setelah dibujuk akhirnya mereka mau dan di angkut ke atas mobil untuk di bawa ke markas Satpol PP Bukittinggi, “jelasnya.

Menurut Reka Syahrul, para pelajar yang terjaring itu merupakan pelajar SMP, SMA, SLTP yang ada di Bukittinggi, selanjutnya mereka di beri pembinaan dan memanggil pihak sekolah dan orang tua.

“Saat diberikan pembinaan, pelajar tersebut disuruh berwuduk untuk melaksanakan sholat zhuhur berjamaah dan memberikan peringatan kepada mereka untuk tidak bermain di warnet dan di warung lagi ketika Jum’at berlangsung,” jelasnya.

Reka Syahrul menambahkan, selama kegiatan razia Jum’at Syariah berjalan hampir setiap minggu, ditemui tangkapan dan mulai terlihat kesadaran pelajar dengan sedikitnya jumlah tangkapan setiap kegiatan dilaksanakan.

“Kita akan terus menguatkan razia jumat syariah untuk memberikan efek jera kepada pelajar agar tidak bermain lagi ketika sholat jumat dan bisa melaksanakan shalat Jum’at sebagaimana mestinya seorang muslim laki-laki,” ujarnya.

Sebelumnya Wali Kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias telah menegaskan bahwa pengregrutan yang dilakukan kepada tim satpol pp putri tak lain hanya ingin menegakkan perda daerah dengan menjaring pelajar yang berkeliaran saat sholat jumat.

“Sebanyak 17 anggota Satpol PP putri ini siap membantu menjalankan amanat pemerintah demi menjaga kota Bukittinggi sebagai kota syariah,” ungkapnya.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, jika setiap hari Jum’at razia di lakukan, setidaknya dapat memberikan efek jera kepada pelajar agar tidak lagi bermain di kala shalat Jum’at dan mengingat kewajiban sebagai seorang muslim laki-laki. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top