Ruang Publik

Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Bukittinggi di Manunggal Sakato ke XV Mencapai Rp 6,38 Milliar

HaloBukittinggi : Nilai partisipasi dan swadaya yang disumbangkan masyarakat selama pelaksanaan Manunggal Sakato ke- XV tahun 2017 di  Kota Bukittinggi, mencapai Rp 6, 38 Milliar lebih.

Nilai swadaya yang disumbangkan itu meningkat 6 kali lipat dari nilai dana stimulant yang diberikan oleh Pemko Bukittinggi untuk 24 kelurahan yakni sebasar 1,2 Milliar. Dimana masing masing kelurahan mendapatkan dana stimulant tersebut sebesar Rp 50 Juta.

“Alhamdulillah pelaksanaan manunggal sakato tingkat Kota Bukittinggi yang berlangsung dari tanggal 18 April hingga 18 Mei, berhasil menggali swadaya masyarakat 6 kali lipat lebih dari dana stimulant yang diberikan pemko Bukittinggi untuk 24 kelurahan,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bukittinggi, Novrianto, CH dalam kegiatan penutupan pelaksanaan manunggal sakato di Terminal Aur Kuning, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya,  nilai partisipasi atau swadaya yang diberikan masyarakat selama pelaksanaan manunggal tersebut berupa sumbangan tanah seluas 6.056 meter persegi, partisipasi tenaga gotong royong sebanyak 12.224 orang, partisipasi konsumsi dan partisipasi material dan uang.

Berkat dari partisipasi yang disumbangkan itu, maka pelaksanaan manunggal sakato tahun ini berhasil menyelesaikan sebayak 39 proyek pokok dan 51 proyek tambahan, seperti pembukaan dan pelebaran jalan umum, pengecoran dan perbaikan jalan lingkung, perbaikan drainase, perbaikan fasilitas umum dan pembuatan taman.

Selain kegiatan fisik yang diloakukan, masyarakat juga melaksanakan kegiatan non fisik seperti pembinaan ketenteraman dan ketertiban serta penyuluhan kesehatan dan lainnya.

“Kita beryukur karna pelaksanaan manunggal kali ini dapat mencapai target yang ditetapkan. Kemudian swadaya yang diberikan juga meningkat disbanding tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” ujar Novrianto.

Dengan berakhirnya pelaksanaan manunggal sakato ulas mantan camat Guguk Panjang ini, diharapkan setiap sarana dan prasarana yang telah dibangun dan diperbaiki selama pelaksanaannya, hendaknya bisa dijaga dan dirawat untuk kepentingan masyarakat banyak, sehingga pengerjaan yang dilakukan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu sangat diharapkan kesadaran warga untuk menjaganya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, ketika menutup pelaksanaan manunggal sakato, menyampaikan ucapan terima kasih dan meapresiasi setinggi tingginya kepada masyarakat yang telah memberikan partisipasi dan sawdaya selama pelaksanaan manunggal berlangsung, sehingga partisipasi yang diberikan meningkat 6 kali lipat dari dana stimulant yang diberikan pemerintah daereah.

“Atas nama pemerintah daerah kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyumbangkan, tanah, uang,  tenaga, pikirin  dan sawdaya lainnya selama pelaksanaan manunggal. Semoga apa yang disumbangkan itu menjadi amal dan mendapat ridha dari Allah SWT dan bermanfaat untuki kita semua,” terangnya.

M. Ramlan Nurmatias mengaku, manunggal sakato yang dilaksanakan merupakan wahana untuk mengeratkan rasa kebersamaan antara warga dan pemerintah daerah,  terutama dalam menyiapkan berbagai fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat, karena, nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan  secara terus menerus. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top