Ruang Publik

Mentri ESDM Minta Pemerintah Daerah di Sumbar Fokus Pemanfaatan Energi Primer

HaloBukittinggi : Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Ignasius Jonan meminta pemerintah daerah yang ada di Sumatera Barat harus fokus pada pemanfaatan energi primer yang ada di setiap daerah.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya alam sebagai sumber energi di Indonesia termasuk pulau Sumatera khususnya di Sumatera Barat tentunya memiliki keterbatasan, akan tetapi ekploitasinya dilakukan secara berlebihan.

“Hal itu diperparah dengan lemahnya metode pengelolaan dan pengawasan dalam pemanfatan energi yang diharapkan mengedepankan aspek keberlanjutan, karena pengelolaan ESDM harus bijaksana yang memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, maka dari itu dibutuhkan sinergitas antar pemerintah daerah di Sumatera Barat, dan para pemangku kepentingan lainnya, serta masyarakat,” ujarnya, Jum’at (12/5/2017), saat melaksanakan rapat koordinasi pembangunan infrastuktur sektor ESDM di Balai Sidang hatta Bukittinggi.

Dalam rangkaian kegiatan yang diikuti oleh seluruh perwakilan dari pemerintahan daerah se Sumatera Barat itu, Ignasius Jonan juga meresmikan salah bantuan sarana dan pra sarana air bersih melalui sumur bor yang dibangun 2016, di Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

“Sebanyak 14 titik pengeboran air tanah di Sumatera Barat yang telah dibangun dengan APBN 2016. Air bersih dari 14 titik pengeboran air tanah tersebut, dapat dinikmati oleh 38.880 jiwa masyarakat,” jelasnya.

Dari 14 titik tersebut itu terdapat di 11 kabupaten, kota yaitu di Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Tanah Datar.

Dengan demikian sambung Ignasius Jonan, sejak tahun 2005 hingga tahun 2016, total lokasi pengeboran sumur air tanah, di Sumatera Barat, telah dilakukan sebanyak 52 titik di kabupaten/kota dan diperuntukan bagi 149.760 jiwa. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top