Ruang Publik

Menpan RB Imbau Pimpinan Daerah di Sumbar Jalankan Pembangunan Sesuai Target RPJMD

HaloBukittinggi : Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat dari 28 hingga 29 April 2017, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, meminta pimpinan daerah untuk menjalankan program pembangunan sesuai dengan visi dan misi yang telah disepakati antara pihak eksekutif dan legislatif.

Asman Abnur menyampaikan beban kerja sebagai kepala daerah memang cukup berat, selain harus mampu mengembangkan daerah yang dipimpin, kinerjanya juga akan dinilai dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

Menurut Asman Abnur, beban kerja yang dijalankan juga harus jelas, termasuk bagi Aparatur Sipil Negera di suatu pemerintah daerah juga harus menjalankan kinerjanya secara optimal, dan kinerja yang maksimal merupakan kunci untuk memperoleh nilai A dalam LAKIP.

“Saat ini di Sumatera Barat baru nilai B yang mampu diperoleh empat daerah, yakni Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, dan Kota Payakumbuh, selebihnya masih C dan CC, yang diartikan masih banyak pengelolaan anggaran yang tidak tepat sasaran,” ujarnya di Bukittinggi.

Asman Abnur menambahkan, seperti contoh adanya program pemerintah daerah ingin membangun taman kota, maka kegiatan yang dilaksanakan jangan sampai melenceng sampai melakukan studi banding ke berbagai daerah, nemun yang harus dilaksanakan mulai dari mencari bibit, memilih tanaman yang akan ditanam, hingga merawat taman yang akan dibangun.

“Pemerintah pusat telah mengingatkan jangan ada lagi pemborosan dalam menjalankan program pembangunan. Gunakan anggaran sesuai dengan kegiatan yang semestinya, sehingga dana untuk pembangunan tidak salah dipergunakan untuk kegiatan lain atau dengan arti kata jangan lagi ada pemborosan,” tukasnya.

Menurut Asman Abnur, kepala daerah dalam menjalankan program pembangunan, hendaknya disesuaikan dengan visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga janji yang disampaikan pada masyarakat dapat diwujudkan, dan hal itu juga tidak terlepas dari bantuan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

“Seperti halnya Bukittinggi dengan julukan kota pariwisata, hendaknya dana yang ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), difokuskan untuk pembangunan kepariwisataan, sehingga potensi pariwisata yang ada di Kota Bukittinggi dapat dimaksimalkan untuk kemajuan kedepan,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, pertemuan dengan Menpan-RB merupakan momentum bagi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk lebih meningkatkan kinerjanya, menjalankan tugas pokok, dan fungsinya dengan baik, serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

“Arahan dari Menpan-RB ini akan ditindaklanjuti, pimpinan daerah komit mengimbau OPD untuk serius menjalankan kerja, sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dapat ditingkatkan dengan nilai B atau A yang paling maksimal,” tukasnya.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, untuk mengejar target LAKIP itu, pimpinan daerah juga akan melakukan evaluasi dari kinerja setiap OPD, sehingga target kerja yang diminta dapat dijalankan secara maksimal. (Dipra)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top