Ruang Publik

Gali Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan, Pemko Bukittinggi Giatkan Program Manunggal Sakato

HaloBukittinggi : Pelaksanaan Manunggal Sakato tingkat Kota Bukittinggi tahun 2017, yang juga merupakan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dilangsungkan dari 17 April hingga 18 Mei mendatang.

Panitia pelaksana Manunggal Sakato Rahmat Afrisyaf Elsa mengatakan, pelaksanaan manunggal sakato dilakukan secara serentak pada  24 kelurahan di Bukittinggi yang akan berlangsung selama satu bulan kedepan.

“Pelaksanaan Manunggal Sakato bertujuan untuk menggali seluas-luasnya partisipasi dan swadaya masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan, serta menimbulkan semangat kegotongroyongan di tengah-tengah masyarakat. Menurut Rahmad AE, selama kegiatan manunggal akan dilaksanakan 39 proyek pokok dan 51 proyek tambahan yang tersebar di 24 kelurahan,” jelasnya, Rabu (19/4/2017).

Menurut Rahmat Afrisyaf Elsa proyek yang dilaksanakan itu diantaranya, pembukaan dan rehab jalan 9 kegiatan,perbaikan riol 8 kegiatan, pembuatan /rehab posyandu 10 kegiatan, pembangunan/perbaikan sarana ibadah 8 kegiatan, pembangunan/rehab Poskamling 6 kegiatan, pembuatan pagar 2 kegiatan, pembangunan sarana olahraga 2 kegiatan, pembuatan sumur resapan 1 kegiatan dan goro K3 di semua kelurahan.

“Untuk kegiatan manunggal sakato ini, masing-masing kelurahan diberikan dana stimulant sebesar Rp 50 juta, yang berasal dari APBD Kota Bukittinggi tahun 2017. Dana stimulant yang diberikan itu diharapkan mampu memancing swadaya masyarakat melalui berbagai kegiatan pisik yang telah direncanakan pihak kelurahan bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) pada 24 kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, manunggal sakato yang dilaksanakan merupakan wahana untuk mengeratkan rasa kebersamaan antara warga dan pemerintah daerah,  terutama dalam menyiapkan berbagai fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat, karena, nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan  secara terus menerus.

“Sebagai wujud bulan bhakti gotong royong masyarakat di Bukittinggi, maka kita laksanakan dalam bentuk Manunggal Sakato yang basis pelaksanaannya berada di masing-masing kelurahan. Untuk tahun 2017 ini, manunggal sakato yang kita lakukan  sudah memasukui pelaksanaan yang ke lima belas kalinya,” terangnya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top