Ruang Publik

Blanko Elektronik KTP Belum Ada, Disdukcapil Bukittinggi Berikan Surat Keterangan Sementara

HaloBukittinggi : Belum terpenuhinya keinginan masyarakat untuk memiliki Elektronik KTP (E-KTP), akibat ketersediaan blanko KTP belum ada, ditindaklanjuti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bukittinggi dengan memberikan surat keterangan sementara.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bukittinggi, Masriwal, Jum’at (31/3/2017) melalui telpon selulernya menjelaskan, saat ini ketersediaan blangko E-KTP telah habis, jadi sebagai penganti pihaknya memberikan surat keterangan sementara berupa kertas satu lembar dari Disdukcapil.

“Surat ini diberikan sebagai penganti E-KTP sementara yang fungsinya sama sebagai surat keterangandan dapat di gunakan masyarakat dalam mengurus keperluan lainnya,” ujarnya.

Menurut Masriwal, surat pengganti E-KTP itu hanya berlaku selama 6 bulan, sejak di terbitkan. Jadi masyarakat diharapkan tidak perlu takut dalam mengurus sesuatu keperluaan, karena surat penganti ini mempunyai fungsi yang sama.

“Untuk mencukupi ketersediaan blangko E-KTP di Bukittinggi, rencananya pihak Didukcapil Provinsi Sumatera Barat akan memenuhi kekurangan blanko ini dalam waktu 2 bulan kedepan,” tukasnya.

Sementara itu bagi masyarakat yang telah merekam data sambung Masriwal, dapat langsung mengambil E-KTP, dengan menukarkan surat keterangan sementara yang dikeluarkan Disdukcapil.

“Hingga 23 Maret 2017 lalu pihak  Disdukcapil Kota Bukittinggi telah merekam data kependudukan yang memasuki usia 17 tahun sebanyak 2039 data terhitung sejak tanggal 1 Februari 2017,” terangnya.

Masriwal menambahkan, dalam hitungan satu bulan, Disdukcapil mencatat kebutuhan E-KTP dalam sebulan mencapai 1000 lebih dikarenakan banyaknya masyarakat yang memasuki usia 17 tahun.

Data kependudukan Disdukcapil kota Bukittinggi juga menargetkan semua warganya telah merekam data, sehingga akhir 2017 target tersebut telah tercapai 100%. Dari jumlah penduduk yang telah terdata berusia 17 tahun ke atas sebanyak 82.462 hanya 75.430 yang telah melakukan perekaman data, dan sebanyak 7.032 belum melakukan perekaman data.

“Bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman data, segeralah datang ke disdukcapil untuk melakukan perekaman data,” ungkapnya.

Masriwal berharap kepada masyarakat kota Bukittinggi untuk mengurus E-KTP jangan di tunggu ketika dalam situasi mendesak, karena pencetakan E-KTP membutuhkan waktu apalagi jumlah KTP Yang belum dicetak setiap harinya terus bertambah. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top