Ruang Publik

Konsolidasi Tanah ByPass di Seputaran Kampus UMSB Dituntaskan Pemko Bukittinggi

HaloBukittinggi : Secara perlahan Pemerintah Kota Bukittinggi terus melakukan penyelesaian sengketa konsolidasi tanah di sepanjang jalan ByPass, pada Jum’at (31/3/2017) ini, Wali Kota bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), mengadakan pertemuan dengan masyarakat pemilik tanah di seputaran Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) yang belum terselesaikan selama 24 tahun.

Pertemuan ini membicarakan upaya penuntasan persoalan 33 kapling tanah konsolidasi,  karena selama ini tidak ada penyelesaian secara tuntas. Akibatnya masyarakat pemilik tanah merasakan kekecewaan, sambil berharap ada jalan penyelesaian.

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, dalam dua minggu belakangan ini Pemko Bukittinggi serius menyelesaikan masalah tanah konsolidasi ByPass, satu persatu ditinjau langsung ke lapangan, berbicara dengan para pemilik tanah, agar keluhan masyarakat dapat didengar langsung, dan dicarikan langkah penyelesaian.

“Khusus konsolidasi tanah di seputaran kampus UMSB, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh ini, pengukuran sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu, dan hari ini Pemko Bukittinggi menyampaikan pada masyarakat yang tanahnya terkena konsolidasi untuk disetujui atau tidak 15 persen dari luas tanah mereka disumbangkan untuk sarana publik atau jalan,” ulasnya.

M. Ramlan Nurmatias meminta masyarakat, agar tidak khawatir tentang letak dan luas tanah yang mereka miliki, karena tidak akan ada pihak yang dirugikan, seluruhnya akan diukur ulang, apabila telah bersetifikat disesuaikan dengan luas yang tertera, sementara yang belum memiliki sertifikat akan diterbitkan melalui BPN.

“Jika ini semua pemilik tanah konsolidasi menyetujui rencana Pemko Bukittinggi, tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang membangun bahu jalan, tahun depan Pemko Bukittinggi bakal menganggarkan dana untuk pembangunan jalan lingkung,” ujarnya.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, semua tanah milik masyarakat dipastikan dapat difungsikan, dan juga akan menghadap ke jalan ByPass, dan setelah berdiskusi, secara umum masyarakat yang tanahnya terimbas konsolidasi di kawasan kampus UMSB setuju dengan hasil pengukuran dan gambar yang telah dibuat.

Sementara itu Angku Majo Basa mewakili pemilik tanah konsolidasi tanah di seputaran Kampus UMSB itu mengatakan, kami sepakat dengan pengukuran yang dilakukan Pemko Bukittinggi, dan mengucapkan rasa terima kasih pada Wali Kota yang sangat terbuka dalam menyelesaikan permasalahan tanah yang sudah mencapai puluhan tahun ini.

“Secara letak hasil pengukuran, semua tanah menghadap jalan ByPass, dan kami juga tidak ada merasa dirugikan, bahkan bersyukur atas upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai kata mufakat,” tukasnya. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top