Ruang Publik

DPRD Bukittinggi Serahkan Hasil Pokir Pada Walikota

HaloBukittinggi : Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beny Yusrial, sampaikan pokok pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Bukittinggi Tahun 2018, yang dilaksanakan di Auditorium Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (29/3/2017).

Setelah penyampaikan Pokir tersebut, Beny Yusrial menyerahkan hasil Pokir anggota DPRD tersebut kepada Pemko Bukittinggi, yang diterima secara langsung oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Ketua DPRD Beny Yusrial mengatakan, Pokir yang disampaikan dirumuskan berdasarkan hasil reses anggota DPRD Kota Bukittinggi ke daerah pemilihan (Dapil), serta masukan dari komisi-komisi dan fraksi yang ada di DPRD. Serta dilengkapi referensi dari dokumen dokumen penting lainnya seperti visi dan misi walikota dan wakil walikota, serta rancangan awal RPJMD Bukittinggi tahun 2016-2021.

Adapun maksud dan tujuan penyampaian Pokir ini kata Beny, untuk memberikan bahan, arahan sekaligus masukan kepada pemerintah daerah dalam menyusun dokumen awal draf RKPD tahun anggaran 2018. Serta mempermudah dan mengefektifkan penyusunan dokumen RKPD, KUA-PPAS, RKA SKPD dan RAPBD tahun anggaran 2018.

“Dalam rangka penyusunan RAPBD tahun 2018 terlebih dahulu disusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berbasis pada RPJMD dan RPJPD. Oleh karena itu, terkaid dengan penyusunan RKPD tahun 2018, maka DPRD perlu memberikan input dan masukan agar materi yang direncanakan oleh Pemerintah daerah tidak menyimpang dari RPJMD/RPJPD,” Ungkap Benny ketika menyampaikan Pokir tersebut dalam Musrenbang RKPD.

Diakuinya, penyusunan Pokir DPRD Kota Bukittinggi terhadap RKPD 2018 berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah beserta perubahannya, Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan tata tertip DPRD, serta Peraturan mentri dalam negeri nomor 54 tahun 2010 dan Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 tahun 2006 tentang RPJPD Kota Bukittinggi.

Menurut Beny Yusrial, Pokir DPRD ini merupakan usulan untuk menjawab permasalahan yang muncul di masyarakat yang diambil dari usulan program kegiatan. Secara garis besar program strategis untuk RKPD 2018 tidak jauh berbeda dengan program strategis RKPD tahun 2017. Karna persoalan mendasar dan utama yang ada di Kota Bukittinggi adalah masalah kemiskinan atau yang disebut dengan istilah persoalan dasar hidup manusia. Sedangkan persoalan dasar lainnya seperti persoalan pendidikan, layanan kesehatan, dan bencana alam.

“Sebagai mitra kerja dari pemerintah daerah, DPRD sangat mengharapkan agar Musrenbang RKPD yang dilaksanakan betul betul merupakan suatu kesempatan untuk mengkomonikasikan perencanaan yang bersifat populis, sehingga dalam aplikasinya betul betul menyentuh problem dan kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Adapan yang menjadi Pokir DPRD dalam Musrenpang RKPD Kota Bukittinggi tahun 2018 itu meliputi, urusan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan perdagangan, pariwisata dan urusan lainnya yang perlu ditindak lanuti secara bersama. (Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top