Ruang Publik

Pemko Bukittinggi Lelang 12 Jabatan Eselon II

Untuk mengisi kekosongan dua belas jabatan eselon dua di Pemerintahan Kota Bukittinggi, Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Sekrataris Daerah Yuen Karnova membuka lelang jabatan terbuka, terhitung 8 Maret hingga 22 Maret 2017 mendatang.

Sekretaris daerah yang juga Ketua Pansel lelang terbuka Yuen Karnova, Senin (13/3/2017) mengatakan, biasanya peserta lelang baru akan mebludak pada enjury time atau hari-hari terakhir.

“Apalagi untuk saat ini setiap peserta lelang diwajibkan harus memasukan makalah sebagai syarat pendaftaran. Mungkin saja hal ini yang agak sedikit berat karena membutuhkan waktu yang panjang untuk mempersiapkan bahan,” ulasnya.

Menurut Yuen Karnova, pihaknya membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari luar Kota Bukittinggi untuk ikut mendaftar dalam lelang ini, terutama untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

“Untuk tenaga teknis pengisi jabatan itu, memang sangat diperlukan Pemko Bukittinggi. Karena dari disiplin ilmu Asn di Bukittinggi masih kurang tenaga ahli yang pas untuk mengisi dua jabatan itu,” ujarnya.

Kurangnya peminat untuk pendaftaran awal ini sambung Yuen Karnova, bukan disebabkan karena minimnya sosialisasi, selain telah diberitahukan pada situs Pemerintah Kota Bukittinggi,  Pansel juga telah memberikan surat pada Pemko dan Pemkab lainnya terkait lelang ini, jadi jika ada ASN dari daerah lain yang ingin ikut silahkan saja mendaftar dalam waktu dua pekan ini.

Yuen Karnova menambahkan, dua belas jabatan yang dilelang itu meliputi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, untuk dua jabatan teknis seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Kepala Dinas Kesehatan sengaja dibuka untuk ASN luar daerah karena Pemko Bukittinggi kekurangan tenaga teknis untuk mengisi dua jabatan ini.

“Jika yang diprioirtaskan adalah ASN yang ada di Pemerintahan Kota Bukittinggi. Namun  kenyataannya untuk dua jabatan ini Pemko kekurangan tenaga. Maka dari itu khusus dua ini dibuka untuk umum,” tukasnya.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, untuk satu orang peserta diperbolehkan memilih dua jabatan yang diinginkan, tentunya dengan melengkapi persyaratan yang diminta panitia pelaksana.

“Para calon pejabat eselon dua yang mengikuti lelang jabatan itu diminta membuat makalah dengan tulisan tangan, nantinya juga diadakan tes wawancara, terkait dengan kesiapannya untuk menduduki kursi jabatan,” terang Ramlan.

M. Ramlan Nurmatias menyebutkan, untuk proses pelelangan ini akan memakan waktu satu bulan. Dalam tempo satu bulan ini dijadwalkan proses lelang jabatan selesai dilaksanakan, yang aturannya mengacu pada ketentuan dari komisi aparatur sipil negara yang mengawasi jalannya peraturan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

“Nantinya, hasil pelaksanaan lelang jabatan eselon dua itu diserahkan kembali ke pemerintah pusat, lengkap dengan kinerja, makalah, hasil lelang, serta persyaratan lain yang diminta,” tutur Wali Kota. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top