Ruang Publik

Gratis Masuk ke Objek Wisata, Puluhan Ribu Wisatawan Kunjungi Bukittinggi

Penggratisan karcis masuk yang diberlakukan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bukittinggi khusus hari ini di objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Rumah Adat Baanjuang dan aquarium yang berada di kawasan TMSBK, serta Taman Panorama dan Lobang Jepang, benar-benar dimanfaatkan puluhan ribu wisawatan yang datang dari berbagai daerah.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi, Emil Anwar, Sabtu (11/3/2017), mengatakan, program gratis tiket masuk ke sejumlah objek wisata itu dalam rangka memperingati 33 tahun pencanangan daerah itu sebagai Kota Wisata.

“Penggratisan masuk objek wisata itu pada tahun 2016 lalu juga pernah dilakukan, dan mendapat sambutan baik terutama dari anak sekolah, sehingga tahun ini kembali dilakukan sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata,” terangnya.

Menurut Emil Anwar, masuk objek wisata secara gratis hanya berlaku satu hari ini saja. Karena bertepatan dengan akhir pekan kami harap lebih banyak masyarakat dapat menikmatinya. Selain gratis masuk objek wisata, Pemko Bukittinggi juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan dalam rangka peringatan pencanangan Kota Wisata.

Pantauan  di seluruh objek wisata berbayar yakni TMSBK, Taman Panorama Lubang Jepang, Akuarium, dan Museum Rumah Baanjuang, benar-benar sesak oleh pengunjung yang datang silih berganti dari berbagai daerah, terlihat juga perparkiran yang penuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Pengunjung yang datang, rata-rata didominasi kalangan pelajar maupun keluarga yang membawa anak mereka yang berasal dari wilayah sekitar Bukittinggi  sehingga membuat areal parkir seputaran objek wisata penuh sesak.

Bahkan, areal Jam Gadang yang biasanya selalu ramai dikunjungi, hingga siang tadi nampak lengang sebab konsentrasi pengunjung semuanya ke objek wisata berbayar.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang TMSBK, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Ikbal memprediksi jumlah pengunjung sejak pagi sudah diatas 10 ribu-an yang datang ke TMSBK, dan dua objek wisata berbayar lainnya yang berada di area TMSBK yakni Akuarium dan Museum Rumah Baanjuang.

“Tidak kurang dari 15 ribuan pengunjung berdatangan, diperkirakan hingga ditutup pukul 18.00 WIB sore nanti, kunjungan ini masih akan terus bertambah, diprediksi jumlah pengunjung akan menembus 20 ribuan,” ulasnya.

Hal yang sama juga berlaku di Taman Panorama Lubang Jepang. Kerumunan pengunjung, terlihat menyemut memadati taman maupun pintu masuk menuju Lubang Jepang.

Sementara itu salah seorang pengunjung asal Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Rizal (29), mengatakan, ini merupakan program yang bagus dari pemerintah daerah, dan baru kali ini saya menyaksikan objek wisata di Bukittinggi dipenuhi oleh para pengunjung.

“Saya sangat senang, dapat menyaksikan langsung keramaian dan menikmati objek wisata di Bukittinggi secara gratis, walau pun Cuma satu hari ini, namun hal ini sangat berkesan,” terangnya.

Pengunjung lainnya Nanda (31), asal Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, juga mengungkapkan rasa senangnya dengan penggratisan karcis masuk ke sejumlah objek wisata ini.

“Saya sengaja datang ke Kota Bukittinggi untuk menikmati ojek wisata Lobang Jepang, karena rasa penasaran belum pernah mencoba masuk ke dalam lobang yang memiliki nilai sejarah pada zaman Jepang ini,” tukasnya.

Sementara itu Rifa (28) yang datang dari Kabupaten Limapuluh Kota yang sengaja datang bersama keluarganya, mengaku mendapatan informasi masuk gratis ke objek wisata ini dari berita yang ada di media online.

“Waktu itu saya membuka sebuah link berita yang berisikan masuk objek wisata di Kota Bukittinggi digratiskan pemerintah daerah setempat, dan mendapat informasi itu saya langsung mengajak keluarga untuk mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada,” terangnya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top