Ruang Publik

Wali Kota Bukittinggi Minta Petugas Damkar Siap Siaga 24 Jam

Untuk mengantisipasi kebakaran, Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, karena apabila lengah sedikit saja api dapat membakar seluruh isi rumah, sehingga menyebabkan kerugian materil yang sangat besar bagi si pemilik rumah.

“Pemko mengharapkan kebakaran di Bukittinggi dapat lebih diantisipasi. Untuk itu dibutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga diri, keluarga dan tempat tinggal dari ancaman kebakaran,” ujarnya, Selasa (7/3/2017).

Menurut M. Ramlan Nurmatias, masyarakat harus selalu siaga mematikan listrik dan kompor saat keluar rumah. Lurah dan Camat pun diharapkan dapat lebih mensosialisasikan pencegahan, bahaya dan penanganan kebakaran bekerja sama dengan Dinas Kebakaran.

“Sediakan nomor telepon Damkar, Polisi dan Badan Penanggulangan Bencana yang pasti di pos-pos ronda dan kantor pemuda. Sehingga jika masyarakat punya informasi dapat menghubungi dan kejadian tertangani dengan baik. Termasuk menyediakan racun api di kantor-kantor dan bengkel-bengkel serta cara penggunaannya,” terang Wali Kota.

Kepada petugas M. Ramlan Nurmatias berharap agar siap siaga 24 jam. Jangan sampai terlambat, cepat tanggap, siaga dan tidak simpang siur dalam memberikan informasi. Jaga selalu kesehatan.

“Peralatan harus siap siaga, mobil standby dengan air dan usahakan telah mengetahui jalur yang memudahkan mobil kebakaran masuk lokasi. Perkuat kerjasama dengan Damkar dari daerah tetangga seperti Kabupaten Agam, Kota Padangpanjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Payakumbuh,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kebakaran Martius Bayu, mengatakan, sosok petugas pemadam kebakaran hadir memberikan pelayanan kebakaran kepada masyarakat merealisasikan tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran yang dikenal Panca Dharma. Yaitu pencegahan dan pengendalian kebakaran, pemadaman kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat dan penanganan kebakaran bahan berbahaya dan beracun. Dengan motto Pantang Pulang sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya.

“Dinas Kebakaran mengajak seluruh bangsa Indonesia melakukan gerakan perang terhadap kebakaran dengan mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan daripada responsif kebakaran mengingat kebakaran dapat menimbulkan korban jiwa, kerugian materi, kehilangan pencaharian, kemunduran ekonomi, kerusakan lingkungan dan bahkan khusus untuk kebakaran hutan dan lahan gambut,” ujarnya usai Apel HUT Pemadam Kebakaran ke 98 di Hall Balaikota Bukittinggi.

Menurut Martius Bayu, kebakaran juga dapat berdampak terhadap kesehatan dan transportasi serta terganggunya aktivitas ekonomi berskala regional dan internasional, maka dari itu lebih baik dihindari dengan cara waspada selalu dengan kondisi api dan listrik di dalam rumah.

“Saat ini Dinas Kebakaran Bukittinggi memiliki enam armada mobil, namun satu mobil sudah tua buatan tahun 1976. Sementara personil berjumlah 55 orang dengan 10 ASN diantaranya dan sisanya 45 tenaga kontrak. Damkar Bukittinggi masih belum memiliki mobil tangga untuk pemadaman di gedung tinggi,” tukasnya. (Dipra)

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top