Ruang Publik

Indonesia Berdonor Maret 2017, RRI Bukittinggi Kumpulkan 75 Kantong Darah

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI se Indonesia, Rabu (8/3/2017), menggelar kegiatan donor darah secara serentak, dan khusus di RRI Bukittinggi digelar di halaman kantor dengan menggunakan mobil unit donor darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Bukittinggi.

Kegiatan donor darah tersebut dilakukan secara serentak di sekitar 92 unit stasiun penyiaran yang ada di seluruh Indonesia, dengan tema pola hidup sehat akan menghasilkan kualitas darah dan jiwa yang sehat.

Kepala Stasiun RRI Bukittinggi, Samirwan, mengatakan, kegiatan Indonesia Berdonor ini diikuti 285 orang peserta yang diundang melalui siaran RRI, melalui surat resmi yang diantarkan langsung kepada instansi, perkantoran, kampus dan juga seluruh sekolah yang berminat untuk menyumbangkan darahnya.

“Kegiatan Indonesia berdonor merupakan agenda rutin dari LPP RRI yang dilaksanakan dua kali dalam setahun,yakni setiap bulan Maret dan September, dan khusus pada pelaksanaan kali ini terkumpul 75 kantong darah, mengingat tidak seluruh peserta dapat mendonorkan darahnya, karena berbagai faktor kesehatan,” jelasnya.

Samirwan menambahkan, tujuan utama dari kegiatan indonesia berdonor ini, selain LPP RRI sebagai pemberi informasi yang sehat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga bagaimana memberikan bantuan sebagai wujud peduli sesama.

“Darah yang terkumpul ini,  melalui PMI akan diberikan kepada orang yang membutuhkan, dan bagi si pendonor hal ini sangat menguntungkan dari segi kesehatan, karena akan tumbuh sel darah baru yang segar bagi tubuhnya, serta setetes darah yang disumbangkan, sangat membantu bagi orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua PMI Bukittinggi Chairunnas, mengatakan, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi membutuhkan 50 kantong darah perharinya untuk memenuhi kebutuhan pasien, namun target itu belum tercapai, mengingat dalam satu harinya baru 25 hingga 30 kantong darah yang tersedia di Unit Donor Darah (UDD) PMI Bukittinggi.

“Kebutuhan darah di Kota Bukittinggi memang tinggi masih minus 20 hingga 25 kantong darah perhari, maka dari itu perlu ditingkatkan sosialisasi pada masyarakat, agar turut berpartisipasi mendonorkan darah,” tukasnya.

Belum lagi untuk memenuhi kebutuhan darah di wilayah keliling PMI Bukittinggi, yang meliputi Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Pasaman, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang.

Menurut Chairunnas, sejauh ini minat masyarakat Kota Bukittinggi untuk mendonorkan darahnya sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan lagi jumlah pendonor, dengan cara menarik simpatisan, memberikan sosialisasi apa keuntungan yang didapat dari mendonorkan darah, karena selain untuk menjaga kesehatan, juga merupakan aksi sosial peduli sesama.

“Program Indonesia Berdonor yang digelar RRI Bukittinggi merupakan suatu wujud nyata peduli kemanusiaan, dan hal ini sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah, dan diharapkan kegiatan yang sama juga digelar dinas dan instansi lain,” jelasnya.

Sementara itu jajaran Polres Bukittinggi memberikan apresiasi positif atas kegiatan Indonesia Berdonor yang digelar RRI Bukittinggi ini, hal itu ditindaklanjuti dengan ikut berperan serta menyukseskan agenda rutin RRI, dengan mengajak perwira dan anggota turut serta mendonorkan darah.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, menuturkan, agenda Indonesia Berdonor itu merupakan aksi bidang kemanusiaan yang patut dicontoh dinas dan instansi lainnya di Bukittinggi, karena setetes darah yang disumbangkan sangat penting artinya bagi mereka yang membutuhkan.

“Kegiatan indonesia berdonor yang digelar rri itu juga merupakan sebuah terobosan di bidang kemanusiaan, apalagi saat ini sedang terjadi musibah banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota, dan darah yang terkumpul dalam kegiatan ini dapat dimanfaatkan bagi para korban apabila dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut Arly Jembar Jumhana, kunjungan ke RRI Bukittinggi ini juga dalam rangkaian sosialisasi operasi simpatik yang sedang giat dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 21 Maret 2017 mendatang, karena sosialisasi ketertiban berlalu lintas itu tidak hanya digelar di jalan raya, namun juga mengunjungi dinas dan instansi yang ada di Bukittinggi.

Arly Jembar Jumhana berharap, darah yang terkumpul dalam program indonesia berdonor di RRI Bukittinggi ini, sepenuhnya dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan, dan hal ini tentu saja membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi dalam upaya memenuhi kebutuhan darah di unit kerjanya. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top