Ruang Publik

Mentri Agama Kuliah Umum di IAIN Bukittinggi

Kebhinekaan dan toleransi menjadi isu penting di Indonesia saat ini. Berbagai persoalan muncul diakibatkan karena munculnya kurangnya rasa kesatuan sebagai umat beragama, sehingga berpotensi memecah belah persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Isu ini dikembangkan dalam kuliah umum di kampus Institut Agama Islam Negara (IAIN) Bukittinggi yang mengambil tema peran penting PTKIN dalam Merawat kebhinekaan dan merawat toleransi (23/2/2017) ini, di Gedung Student Center IAIN Bukittinggi dengan Pemateri Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, keberagaman dan kemajemukan pada hakikatnya sunnatullah. Keragaman itu justru berkah dan anugerah dari Allah SWT. Ikhtilaf ummti rahmah, perbedaan diantara umat ku itu adalah rahmat. Dalam konteks indonesia tidak hanya agama yang beragam, tapi ras, suku bangsa, etnis, flora dan fauna kita juga beragam.

Menurutnya disinilah kearifan salah seorang pendiri bangsa bapak proklamator bung Hatta. Karena itulah kemudian para founding fathers kita menempatkan agama sebagai pilar utama dalam membangun bangsa dan negara ini.

“Semua sila dan pasal dalam pancasila dan UUD kita, semua itu rujukannya adalah agama, apalagi di minang yang terkenal dengan falsafahnya Adat Basandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK). Maka dalam konteks Indonesia nilai-nilai agama mampu menyatukan dan merawat keberagaman dan kebhinekaan ini,” terangnya.

Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan situasi Indonesia saat ini. Segelintir orang yang mengatasnamakan agama berupaya memecah belah keberagaman dan kebhinekaan yang ada di Indonesia ini. Oleh karena itu diharapkan kepada PTKIN mampu meredam semua ini. Makanya kita berupaya mengembangkan paham yang moderat seperti Asy’ariyyah dan Maturidiyyah, bukan jabariyah, mu’tazilah dan sebagainya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top