Ruang Publik

Pemko Bukittinggi Optimalkan Sembilan Prioritas Utama Pembangunan

Guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Bukittinggi lima tahun kedepan,  setidaknya ada sembilan program prioritas utama pembangunan daerah Kota Bukittinggi tahun 2016 hingga tahun 2021 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bukittinggi Yunizar, Rabu (22/2/2017), menjelaskan, kesembilan program  prioritas utama pembangunan daerah dalam lima tahun kedepan itu yakni pembangunan mental, penerapan ajaran agama, adat dan budaya. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Kemudian pembangunan pengembangan pariwisata, pengembangan ekonomi kerakyatan seperti koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), penanggulangan kemiskinan, peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur serta pelestarian lingkungan hidup.

“Sembilan program prioritas utama pembangunan daerah itu memiliki keterkaitan antara Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bukittinggi 2006-2025 dengan visi dan misi kota Bukittinggi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021,” jelasnya.

Menurut Yunizar, antara RPJPD dan RPJMD Kota Bukittinggi 2016-2021 telah mempunyai keterkaitan dan keberlanjutan dalam pencapaian target sasaran pembangunan yang dilaksanakan.

“RPJMD yang disusun itu merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode lima tahun kedepan. RPJMD  merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang   memuat   tujuan,   sasaran,   strategi,   arah kebijakan, pembangunan Daerah dan keuangan Daerah, serta program  Perangkat  Daerah   untuk jangka waktu 5  tahun yang disusun berpedoman kepada RPJPD Bukittinggi 2006-2025,” tukasnya.

RPJMD juga merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional jangka menengah. RPJMD yang disusun itu sebagai salah satu dokumen yang dijadikan pedoman atau acuan dalam pelaksanaan pembangunan lima tahun kedepan.

“Oleh sebab itu, dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah lima tahun kedepan, setidaknya ada sembilan program prioritas pembangunan yang dijalankan pada tahun 2016 hingga tahun 2021 mendatang,” terang Yunizar.

Disamping sembilan program prioritas utama yang dilaksanakan itu ulas Yunizar, pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Wali Kota M. Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Irwandi juga akan terus melakukan berbagai pembangunan di segala bidang dalam mewujudkan visi Bukittinggi, yakni terwujudnya Bukittinggi Kota Tujuan Pariwisata, Pendidikan, Kesehatan, Perdagangan dan Jasa yang Berlandaskan Nilai-Nilai Agama dan Budaya.

“Tahun 2017 ini memang menjadi sebuah tantangan berat bagi kita dalam melaksanakan pembangunan. Karna dengan anggaran yang terbatas, kita harus menentukan program prioritas yang harus didahulukan,” terangnya.

Menurut Yunizar, dengan keterbatasan anggaran itu, maka hal utama yang harus dikejar adalah bagaimana program dari masing masing SOPD yang ada sesuai dengan sembilan prioritas utama pembangunan tadi. Sehingga kesejahteraan masyarakat akan mudah tercapai sesuai dengan visi dan misi Wali Kota.

Sementara itu Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bukittinggi, Rismal Hadi, menjelaskan, pembangunan bidang infrastruktur masih menjadi usulan paling prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan yang berlangsung pada pekan kemarin. Selain itu juga disusul oleh usulan dalam bidang ekonomi, pemerintahan dan sosial budaya.

“Dari hasil evaluasi yang kita lakukan, memang dalam usulan saat musrembang tingkat kelurahan yang paling banyak adalah bidang infrastruktur. Meski sebelumnya sudah kita usulkan setiap kelurahan mengajukan masing-masing tiga usulan dalam bidang itu, namun tetap saja dalam kenyataannya masih mendominasi,” terangnya.

Meski begitu terang Rismal Hadi, nantinya tidak akan setiap usulan yang bakal dikabulkan dalam realisasi pembangunannya, karena tergantung pada kondisi keuangan daerah.

“Meski diusulkan tiga, namun tetap saja tidak bakal semuanya akan dapat dikabulkan. Itu tergantung pada kondisi keuangan yang ada. Syukur-syukur dana bisa mencakup semua usulan, kalau tidak, tentu saja akan ada usulan yang gugur,” sambungnya.

Rismal Hadi menambahkan, jika usulan tingkat kelurahan itu akan ditampung untuk disampaikan pada Musrenbang tingkat Kota yang akan berlangsung pada 30 Maret 2017 mendatang. (Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top