Ruang Publik

Berkeliaran Saat Jam Dinas, ASN Bukittinggi Bakal Terima Sangsi dari Wali Kota

Untuk meningkatkan kapasitas dan agar lebih mengoptimalkan kinerjanya saat bertugas, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi akan melakukan tindakan inspeksi mendadak, serta merazia Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Bukittinggi yang sengaja keluyuran saat jam dinas.

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, Senin (20/2/2017), mengatakan, Pemko Bukittinggi komit melakukan pengawasan terhadap ASN Bukittinggi. Bahkan, jika kedapatan ASN yang keluyuran saat jam dinas akan diberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku.

“Kita akan mengoptimalkan dan sudah mengkoordinasikan dengan tim SK4 khusus untuk pengawasan. Jadi, dalam pelaksanaannya, petugas yang bertugas akan memantau para ASN yang berada di pasar, kedai kopi, warung, dan tidak berada di tempat yang seharusanya saat jam dinas,” tukas Wali Kota.

Selain mengoptimalkan petugas SK4, Wali Kota M. Ramlan Nurmatias menyatakan, juga bakal terjun langsung memeriksa keberadaan ASN saat dalam sidak yang akan dilakukannya dengan waktu yang  bisa kapan saja.

“Semua ini kita lakukan agar setiap ASN benar-benar melaksanakan tugas mereka masing-masing. Mereka digaji oleh negara. Maka dari itu, layani negara dengan sebaik mungkin. Pemko Bukittinggi tidak main-main dalam hal ini, dan bagi yang tertangkap akan diproses sesuai Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010, tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS),” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Satpol PP Bukittinggi, Syafnir mengungkapkan, pihaknya akan menurunkan petugas di lokasi-lokasi yang telah ditentukan untuk melakukan tindakan pengawasan.

“Sesuai dengan Instruksi bapak Wali Kota, kita akan lakukan penindakan. Untuk itu kita sudah lakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang rawan bagi ASN untuk berkeluyuran,” terangnya.

Menurut Syafnir, beberapa lokasi yang menjadi perhatian adalah lokasi-lokasi yang sering dikunjungi saat jam dinas berlangsung oleh ASN.

“Lokasi itu antara lain pusat perbelanjaan, pasar, kedai atau warung, dan beberapa lokasi lainnya,” ujarnya.

Syafnir menambahkan, jika pihaknya tidak akan menentukan waktu untuk melakukan razia. Pokoknya, baik ASN atau pelajar sekalipun yang berkeluyuran di saat jam dinas dan jam pelajaran diamankan Tim SK4, selanjutnya akan di proses dan di data. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top