Ruang Publik

Dinas Satpol PP Bukittinggi Komit Tindak Anak Pengisap Lem

Keberadaan anak pengisap lem di Kota Bukittinggi cukup meresahkan masyarakat, bagaimana tidak kelompok anak yang lem itu suka berkumpul di suatu tempat, dan patut diwaspadai karena mereka bertindak diluar kesadaran dalam pengaruh lem yang dapat mengganggu fungsi otak.

Sekretaris Dinas Satpol PP Bukittinggi Syafnir, Kamis (16/2/2017) mengatakan, kelompok anak pengisap lem ini memang cukup banyak, mereka biasa nya ngumpul sambil mengisap lem Cap Kambing hingga fly atau tidak sadarkan diri, dan apabila dibiarkan mereka nekat melakukan perbuatan lain yang meresahkan masyarakat.

“Razia penertiban anak pengisap lem ini sudah sering dilakukan, pada umumnya mereka sudah ditindak dan diproses, bagi perempuan yang notabene wanita tuna susila atau sudah masuk dalam pergulan bebas, sehingga yang sudah terjaring lebih dua kali dikirim langsung ke panti andam dewi di Sukarami Kabupaten Solok untuk dibina lebih lanjut,” jelasnya.

Bagi anak lem yang tertangkap itu laki-laki sambung Syafnir, sifatnya hanya pendataan dan pembinaan, karena secara umur mereka masih dibawah rata-rata, ditindak dengan tindak pidana ringan tidak masuk kategori, sarana pembinaan lebih lanjut juga belum ada, dan kedepan akan dicarikan solusi untuk memberikan efek jera.

Syafnir menambahkan, pelanggaran anak lem banyak ditemukan di Kelurahan Benteng Pasar Atas dan Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, yang notabene lokasi pasar, karena mereka suka nongkrong di lokasi pada dua Kelurahan itu berkumpul bersama teman-temannya, dan kedepan akan terus dilakukan penindakan anak lem ini, karena disisi kesehatan sudah jelas merusak masa depan mereka.

“Seharus nya lem Cap Kambing itu dimanfaatkan untuk merekat sesuatu barang atau benda, namun malah disalahgunakan mereka, padahal secara fungsi sudah jauh berbeda antara merekat dan dikonsumsi dengan cara mengisap,” tukasnya.

Syafnir berharap, dengan optimalnya razia dan pembinaan bagi anak lem yang tertangkap ini mereka sadar dengan adanya penindakan dan pembinaan dari anggota, sehingga keresahan masyarakat juga dapat diminimaliasir. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top