Ruang Publik

Tiga Pasangan Ilegal Tanpa Ikatan Pernikahan Diamankan Tim SK4 Bukittinggi

Tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) Bukittinggi, Jum’at (10/2/2017) dini hari diamankan tiga pasangan Ilegal di salah satu hotel Jalan Soekarno Hatta Simpang Mandiangin.

Sekretaris Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bukittinggi, Syafnir, mengatakan, saat diamankan ketiga pasangan itu saat diamankan terbukti tidak mampu memperlihatkan buku nikah kepada petugas yang melakukan pemeriksaan, sehingga pasangan muda-mudi ini langsung ditindak, dan dibawa ke Dinas Satpol PP.

“Awal penangkapan adanya informasi dari warga, karena hotel itu sering menerima tamu pasangan ilegal yang cukup meresahkan warga sekitar, dan hal itu sangat membantu karena setiap razia digelar sering terjadi kebocoran, sehingga target operasi tidak ditemukan,” jelasnya.

Menurut Syafnir, untuk mengantisipasi kebocoran itulah dini hari tadi anggota ditugaskan tanpa diberikan aba-aba, dan tim langsung menuju hotel bersangkutan dan memeriksa setiap kamar, sehingga target itu dapat diamankan.

“Kenyataan dilapangan memang pihak hotel berdalih tidak ada tamu yang datang, namun saat tim SK4 memeriksa kamar hotel ternyata terdapat tiga pasangan Ilegal yang merupakan muda-mudi,” terangnya.

Ketiga pasangan ini masing-masing berinisial R (24) warga Palembayan berpasangan dengan MAS (20) warga Maninjau, pasangan IA (23) orang Padang Panjang berpasangan dengan DED (20) orang Sungai Pua, dan GTR (29) warga Sungai Pua bersama pasangannya MD (23) warga Pasaman Barat.

Syafnir menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan, ketiga pasangan tersebut mengaku telah melakukan hubungan badan, mereka terbukti melanggar perda No.3 tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), dan salah satu isinya dilarang melakukan perbuatan dan mendekati zina, yang kedapatan berdua-duaan di dalam hotel, mereka dikenakan sanksi denda Rp 1 juta.

Diakhir keterangannya Syafnir mengimbau seluruh pemilik penginapan untuk tidak menerima pasangan yang tidak memiliki buku nikah, serta bagi pengunjung untuk dapat mematuhi aturan yang berlaku di kota Bukittinggi.

“Tim SK4 kedepan komit akan melakukan tindakan tegas atas segala bentuk pelanggaran perda, apalagi penyakit masyarakat yang sangat merusak nama baik Kota Bukittinggi itu,” tukasnya. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top