Ruang Publik

Tim SK4 Bukittinggi Amankan Seorang Petugas Parkir Liar

Tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) Bukittinggi, Selasa (7/2/2017) siang, mengamankan seorang petugas parkir tidak resmi dikawasan sebelah kanan jalan masuk ke pasar bawah, setelah tidak mengindahkan peraturan terkait masih melakukan pungutan parkir di lokasi tidak resmi.

Informasi yang dihimpun dilapangan, si petugas parkir yang diketahui bernama Riko itu mencak-mencak pada petugas SK4, sambil mengeluarkan kata-kata kotor, parahnya lagi motor masyarakat juga sengaja direbahkan, dan peristiwa ini nyaris berakhir ricuh, dan petugas parkir itu langsung diamankan dan dibawa ke markas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kasi Operasional dan Pengendalian Dinas Satpol PP Bukittinggi Yopie Indra mengatakan, kejadian ini sudah yang kedua kalinya, setelah Senin (6/2/2017) kemarin, si petugas parkir juga melakukan tindakan yang sama pada petugas SK4.

“Untuk memberikan efek jera si petugas parkir diberikan pembinaan, sementara itu terkait lokasi parkir tidak resmi yang dikelolanya akan dilakukan pembicaraan dengan unsur pimpinan, apa tindakan yang akan dilakukan agar tidak ada lagi petugas parkir yang melakukan pungutan di lokasi pasar bawah itu,” jelasnya.

Menurut Yopie Endra, razia yang dilakukan tim SK4 itu bertujuan untuk mengingatkan pada masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di sembarang tempat, apalagi di lokasi parkir yang tidak resmi, hal ini itu ditindaklanjuti petugas dengan mengamankan motor masyarakat, dan membawanya ke kantor Dinas Satpol PP menggunakan mobil dalmas untuk didata.

“Masyarakat yang sepeda motornya diamankan itu, sebagai bentuk efek jera diberikan sanksi berupa denda Rp. 250 ribu, melengkapi data yang ditandatangani diatas materai, dan hari ini ada enam sepeda motor yang terjaring razia Tim SK4,” ulasnya.

Yopie Endra menambahkan, sejak awal Januari 2017 lalu hingga sekrang sudah lebih 50 unit motor yang ditertibkan Tim SK4, karena terbukti melanggar aturan parkir di lokasi terlarang atau tidak mengindahkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2015.

“Terkait pungutan liar yang dilakukan si petugas parkir, Tim SK4 akan mencari siapa dalang dibelakangnya, karena hal itu selain melanggar Perda, juga menimbulkan keresahan masyarakat, karena jelas saja tarif parkir yang diminta diluar ketentuan Perda,” terangnya.

“Kepada masyarakat diminta agar memarkirkan kendaraan baik roda dua atau empat di lokasi titik parkir resmi, karena Tim SK4 setiap harinya turun ke lapangan, menindak kendaraan yang dengan sengaja melakukan pelanggaran,” harapnya. (Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top