Ruang Publik

Konsumsi Ikan Masyarakat di Bukittinggi Masih Jauh Dibawah Target

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, tingkat konsumsi ikan masyarakat hingga saat ini belum memenuhi target 32 kilogram per kapita/tahun pada tahun 2016.

Kepala Bidang Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggit, Ahmad Fauzi, mengatakan, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Bukittinggi sebesar 30 kilogram per kapita/tahun, dan masih di bawah angka konsumsi ikan di Sumbar yang sudah mencapai 35 kilogram per kapita/tahun.

“Kondisi itu disebabkan masih kurangnya minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan pasokan ikan yang berasal dari Padang, Kabupaten Agam dan Pasaman ada kalanya tidak memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya, Kamis (2/2/2017).

Menurut Ahmad Fauzi, Bukittinggi berposisi sebagai kota perdagangan jadi menampung pasokan dari luar. Untuk budi daya ikan, luas lahan yang tersedia kurang mendukung aktivitas tersebut sehingga hasil budi daya yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan daerah.

“Berdasarakan keadaan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mengupayakan sosialisasi mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan produk olahan ikan lainnya agar kebutuhan gizi sehari-hari terpenuhi,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Perikanan Dinas Pertanian dan Pangan, Anwizar, mengungkapkan, sosialisasi gemar makan ikan dilakukan ke lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan rumah makan.

“Bagi anak, ikan bermanfaat meningkatkan fungsi otak karena kandungan asam lemak omega tiga dapat meningkatkan perkembangan otak. Jadi perlu dikonsumsi sejak dini,” ujarnya.

Sedangkan sosialisasi ke rumah makan sambung Anwisar, berupa anjuran agar rumah makan menyediakan 75 persen menu berupa ikan maupun olahannya, dan kegiatan sosialisasi itu dijadwalkan pelaksanaannya pada Mei dan Agustus 2017.

“Di samping itu, pada Mei dan Juli 2017 juga dijadwalkan kegiatan lomba memasak ikan dengan melibatkan anggota PKK agar masyarakat mengenal beragam menu yang dapat dihasilkan dari ikan dicampur bahan makanan lainnya,” jelasnya.

Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan warga Bukittinggi karena manfaatnya tidak hanya bagi anak saja namun juga bagi orang dewasa.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top