Ruang Publik

Manfaatkan APBD Rp. 10 Miliar, Pendopo dan Rumah Dinas Wako Bukittinggi dibangun Tahun ini

Rencana pembangunan pendopo dan rumah dinas Wali Kota Bukittinggi akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini.

Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang Bukittinggi akan menggarap pembangunan itu, dengan memanfaatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp. 10 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bukittinggi Syahrizal, mengatakan, rumah dinas Wali Kota ini cuma tiga kamar dan itu sudah 30 tahun dan sudah bocor-bocor, jadi yang lebih penting itu  sebenarnya adalah pendopo untuk tempat pertemuan, dan rumah dinas itu juga cerminan bagi masyarakat.

“Rumah dinas Wali Kota itu kondisinya tidak bisa direhap lagi, namun harus dibangun ulang karena ada beberapa bangunan yang sudah tua,” tukasnya, Selasa (24/1/2017).

Selain itu sambung Syahrizal, rumah dinas Wali Kota juga sering dijadikan sebagai jamuan tamu dari dalam dan luar kota hingga tamu internasional, maka dari itu nantinya akan dibangun semaksimal mungkin, dan diperkirakan akhir tahun 2018 rumah dinas Wali Kota sudah dapat digunakan.

Syahrizal mengaku dana awal sebesar Rp. 10 Miliar ini diperkirakan kurang, karena Wali Kota menginginkan pendopo ini benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan menengah keatas dengan tamu lebih dari seribu orang, dan apabila dana itu kurang akan diusulkan kembali dalam APBD di tahun 2018.

“Rumah dinas Wali Kota ini juga akan dilengkapi dengan ruangan kerja dan rapat, dan kondisi saat ini fasilitas ruangan untuk itu belum ada, karena sewajarnya rumah dinas memang harus dilengkapi juga dengan fasilitas penunjang bagi pimpinan daerah,” tukasnya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, rumah dinas yang dibangun nantinya bukan untuk kepentingan pribadi, hanya terdiri dari tiga kamar sebagai tempat tinggal sementara, yang dioptimalkan itu pembangunan pendopo yang akan dimanfaatkan untuk mengadakan sejumlah kegiatan.

“Rumah dinas dan pendopo ini juga menjadi cerminan bagi masyarakat Kota Bukittinggi, tidak hanya untuk kepentingan dinas, namun juga pertemuan dengan seluruh pihak, baik itu masyarakat, dinas, instansi, serta tamu dari luar daerah,” terangnya.

Ramlan Nurmatias berharap, pembangunan rumah dinas dan pendopo ini berjalan dengan baik, dana yang diusulkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, serta kedepan dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk penunjang kegiatan bagi Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh lapisan masyarakat.(Dipra)

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top