Ruang Publik

Monumen Polisi Wanita Jadi Daya Tarik Pariwisata Kota Bukittinggi

Pemerintah Kota Bukittinggi bakal menjadikan Monumen Polisi Wanita (Polwan) menjadi ikon wisata baru, karena memiliki sejarah tersendiri, mengingat awal lahirnya Polwan ada di kota wisata ini.

Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, sejak diresmikan oleh Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti pada hari jadi Polwan ke 67, 1 September 2015 lalu, secara tidak langsung Monumen Polwan telah menambah daya tarik pariwisata Bukittinggi.

“Monumen yang berlokasi di Jalan M Syafei itu sebelumnya telah dihibahkan Polri pada Pemkot Bukittinggi untuk dirawat sebaik-baiknya menambah daya tarik wisata,” ujarnya, Senin (23/1/2017).

Menurut M. Ramlan Nurmatias, keberadaan Monumen Polwan telah menambah wawasan masyarakat terutama anak sekolah terkait sejarah polwan di Tanah Air dan eksistensinya di Bukittinggi.

“Direncanakan monumen itu akan dibuka untuk umum dan selanjutnya pemerintah setempat akan menyediakan anggaran untuk perawatan seiring dibukanya monumen itu,” ulasnya.

Ramlan Nurmatias berharap, Monumen Polwan diharapkan jadi ikon wisata baru Bukittinggi. Monumen ini juga dapat menjadi sarana belajar bagi para pengunjung.

“Di samping itu Pemko Bukittinggi juga merencanakan memberikan penghargaan pada enam Polwan pendiri Korps Polisi Wanita pada perayaan Hari Jadi Kota (HJK) ke 233 pada 22 Desember 2017 mendatang,” tukasnya.

Keenam polisi wanita pertama itu, yakni Kolonel Polisi Nelly Pauna Situmorang, Kolonel Polisi Mariana Mufti, Kolonel Polisi Djasmaniar Husen, Kolonel Polisi Rosmalina Pramono, Kolonel Polisi Rosnalina Taher, Letnan Kolonel Dahniar Sukotjo.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top