Ruang Publik

Pedagang di Aur Kuning Bukittinggi Bongkar Sendiri Bangunannya

Pembongkaran kios dan lapak-lapak pedagang yang berada disamping pertokohan Al-Ibat Aur Kuning Bukittinggi, Senin (16/1/2017), berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya perlawanan dari pemilik kios.

Pasalnya, puluhan kios  semi permanen yang berada di sisi jalan By Pass Pasar Aur Kuning tersebut, di bongkar dengan sendirinya secara sukarela oleh para pemiliknya. Proses pembongkaran dibantu oleh para petugas dan satpam di lingkungan pasar Aur Kuning. Pembongkaran yang dilakukan sehubungan dengan adanya intruksi dari pemerintah daerah setempat untuk mengosongkan lahan milik pemerintah yang mereka tempati tersebut.

Sebelumnya,  pihak Pemko Bukittinggi sejak November tahun lalu juga telah mensosialisasikan kepada pedagang yang menjual berbagai jenis makanan, minuman, barang harian, sayur dan kebutuhan lainnya dikawasan tersebut, untuk dapat mengosongkannya, karena kawasan itu merupakan fasilitas publik.  Bahkan sosialisasi juga sudah ditindak lanjuti melalui surat imbauan sebanyak dua kali untuk mengosongkan kawasan tersebut hingga 16 januari 2017.

“Atas nama pemerintah daerah kita sangat menghargai dan sangat berterima kasih sekali kepada pemilik kios atas kesadaran yang mereka miliki, sehingga mereka bersedia membongkar dengan sendirinya bangunan kios tersebut,” ujar Wali Kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias.

Menurut M. Ramlan Nurmatias, puluhan bangunan kios tersebut sengaja dibongkar karena status tanah yang mereka tempati untuk berjualan merupakan milik pemerintah. Pemko Bukittinggi tidak menginginkan adanya fasilitas publik yang dimanfatkan oleh pihak pihak lain untuk mencari keuntungan.

“Lahan ini merupakan milik pemerintah, jadi harus kita selamatkan. Kita komitmen akan mengembalikan fungsi fasilitas publik  yang digunakan oleh pihak-pihak yang tidak mentaatinya. Semua yang mengggangu fasilitas umum akan kita tertipkan. Hal ini kita lakukan untuk meberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengunjung yang datang ke Bukittinggi,”  tukasnya.

Ramlan Nurmatias juga minta aparat terkait agar mengawasi lokasi yang sudah disterilkan tersebut sehingga para pedagang tidak memanfaatkan lagi  fasilitas  tersbut untuk tempat berjualan.

Sementara itu Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Bukittinggi, Syafnir mengatakan, sedikitnya ada sekitar 32 bangunan kios yang dibongkar dengan sendiri oleh pemiliknya. Pembongkaran yang mereka lakukan itu juga dibantu oleh petugas dan Satpam pasar yang ada di Aur Kuning dengan pengawalan dari tim SK4.

“Sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh pemerintah derah untuk mengosongkan lahan yang mereka tempati itu, maka pemilik kios mulai melakukan pembongkaran semenjak Minggu (15/1/2017) malam hingga Senin pagi. Mereka membongkar dengan sendirinya yang dibantu oleh petugas yang ada di Aur Kuning,” kata Syafnir.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi, M. Idris  menambahkan, sebelum dilakukan pembongkaran, puluhan pedagang tersebut telah diberikan pemberitahuan berupa tiga kali himbauan untuk mengosongkan lokasi tersebut.

“Pemko telah memberi batas waktu kepada pedagang untuk mengosongkan lokasi tersebut hingga Senin (16/1/2017) dini hari. Dan alhamdulilah atas kesedaran yang mereka miliki, maka pemilik kios  dibantu oleh petugas pasar serta para pedagang  lainnya telah dapat mengosongkan lahan tersebut  menjelang pagi,” jelasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top