Ruang Publik

Langgar Aturan, Tujuh Angkot dan Angdes Diamankan Satlantas Polres Bukittinggi

Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait banyaknya angkutan umum yang ugal-ugalan di jalan raya, Satuan Lalu Lintas Polres Bukittinggi mengambil tindakan tegas dengan menertibkan kendaraan itu.

Setidaknya tujuh unit angkutan pedesaan (Angdes) dan angkutan kota (Angkot) diamankan jajaran Satlantas Polres Bukittinggi sejak Sabtu (14/1/2017) kemarin.

Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, jajarannya akan mengambil tindakan tegas terhadap pengemudi yang melakukan pelanggaran kasat mata.

“Kita telah mengamankan sebanyak tujuh unit angkot dan angdes karena mereka melanggar peraturan lalu lintas seperti, menaikkan dan menurunkan penumpang di daerah terlarang, ada juga yang melanggara perpoden ” ujarnya, Minggu (15/1/2017).

Sukur Hendri Saputra menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan oleh supir tak hanya sekedar kasat mata saja, bahkan setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, masih banyak ditemukan para supir tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Setelah diperiksa surat-surat kendaraanya, ternyata masih banyak pengemudi angkot memiliki SIM A seharusnya SIM A Umum. Untuk itu, aparat menindak tegas dengan cara menilang dan mengkandangkan angkot tersebut selama 15 hari,” tukasnya.

Pengandangan angkot maupun angdes sebut kasat bisa saja melebihi waktu dari 15 hari tersebut, pasalnya guna memberikan efek jera kepada pengemudi agar tidak seenaknya saja melintas dijalan raya.

“Kita banyak menerima laporan terkait hal ini, bahkan ada juga beberapa angkot yang memakai knalpot yang mengeluarkan bunyi keras sehingga mengganggu orang lain. Kita pun masih dalam upaya penyelidikan terkait hal ini,” imbuhnya.

Terkait pribadi supir angkot supaya tidak melakukan aksi ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, Sukur Hendri Saputra mengungkapkan, pihaknya berencana akan memanggil para pengusaha angkot dan berkoordinasi serta memberikan wanti-wanti kepada pengusaha angkot agar memberikan penjelasan kepada supir angkot mereka.

“Jika masih tidak dihiraukan nantinya kita akan ambil tindakan, bisa saja kita akan lakukan razia khusus angkot ini. selain itu kita nanti juga akan sarankan agar para supir angkot memiliki seragam agar lebih mudah dikenali,” tuturnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top