Ruang Publik

Kasus Kriminalitas di Polres Bukittinggi Selama 2016 Meningkat

Kepala Kepolisian Resor Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan tingkat kerawanan kriminalitas masih tinggi di kota wisata itu.

“Terutama kasus pencurian kendaraan bermotor. Laporan yang masuk pada 2015 dan 2016 memang mengalami penurunan dari 251 menjadi 232 kasus, tetapi angka di atas 200 tergolong masih tinggi,” katanya di Bukittinggi, Senin.

Selain pencurian kendaraan bermotor, kasus pencurian dengan pemberatan termasuk kasus yang menonjol terjadi di 2016 dengan 136 laporan.

Ia menerangkan tindak kriminal selama 2016 dominan terjadi di lokasi permukiman penduduk yaitu sebanyak 187 kali dan sering terjadi pada rentang waktu pukul 18.00 hingga 24.00 WIB dan 6.00 hingga 12.00 WIB.

“Hal ini menunjukkan perlu diaktifkan kembali kegiatan ronda di lingkungan sekitar tempat tinggal karena angka kriminalitas justru terjadi di daerah tempat tinggal. Bila hanya mengandalkan polisi tidak memungkinkan karena sumber daya yang terbatas,” katanya.

Menurutnya untuk menciptakan ketertiban dan keamanan, perlu kesadaran dan keaktifan dari masyarakat yang dalam hal itu merupakan mitra kepolisian.

“Misal dalam kasus pencurian kendaraan bermotor terutama roda dua. Kadang masyarakat lalai terhadap kendaraannya seperti tidak menggunakan kunci ganda lalu parkir sembarangan. Kelalaian ini yang dapat memancing tindakan kriminal,” katanya.

Ia menyebutkan pada 2017 pihaknya berkomitmen meningkatkan kinerja dan kerjasama dengan pemangku kepentingan di daerah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban serta melakukan pengungkapan kasus kriminal yang terjadi sesegera mungkin.

“Ke depan kami juga akan meningkatkan imbauan ke masyarakat di wilayah hukum Polres Bukittinggi agar aktif bersama-sama menciptakan ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar,” ujarnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top