Ruang Publik

Hunian Hotel di Bukittinggi Meningkat

Memasuki libur akhir tahun 2016, yang sejalan dengan libur sekolah, natal, dan pergantian tahun 2017, berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, Kota Bukittinggi tetap menjadi icon pariwisata Sumatera Barat yang tidak terbantahkan.

Bagaimana tidak, sebagai destinasi pariwisata kota dengan landmark Jam Gadang itu tetap menjadi tujuan utama wisatawan memanfaatkan waktu liburnya.

Momen malam pergantian tahun yang dinantikan masyarakat tahun ini akan kembali datang dalam tempo kurang dari satu pekan lagi, hingga hari ini Minggu 26 Desember 2016, pantauan dilapangan suasana jalan raya menuju Kota Bukittinggi mulai dipenuhi antrian kendaraan.

Terjadinya peningkatan kunjungan ini tentunya membawa dampak positif bagi Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Bukittinggi, dimana hingga saat ini jumlah pemesanan hotel terus mengalami peningkatan.

PHRI mencatat tingkat pemesanan kamar hotel untuk libur akhir tahun 2016 sudah mencapai 85 persen, dan besar kemungkinan hingga satu minggu kedepan masih ada pemesanan kamar oleh para pengunjung.

Ketua PHRI, Vina Kumala, Minggu (26/12/2016), menjelaskan, hingga minggu ini tercatat di 34 hotel yang aktif sebagai anggota PHRI Bukittinggi, pemesanan kamar hotel didominasi oleh wisatawan dari Kota Padang, Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Utara hingga pengunjung dari pulau Jawa.

“Meski demikian, jelang minggu terakhir pada Bulan ini, hunian hotel diperkirakan penuh, sama seperti tahun sebelumnya,” jelasnya.

Vina Kumala menambahkan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan penginapan untuk segera menghubungi pihak hotel yang bekerja sama dengan PHRI, sehingga bisa direkomendasikan ke hotel-hotel yang masih belum penuh.

“Adapun 15 persen lagi masih kita kosongkan untuk pelanggan tetap hotel yang setiap tahunnya selalu datang ke Bukittinggi. Jadi pihak hotel tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi penghuni hotel yang setia memesan hotel langganannya masing-masing,” jelasnya.

Biasanya sambung Vina Kumala, pemesanan hotel dilakukan jauh sebelum hari H-nya, mungkin karena kesibukan masing-masing pelanggan biasanya “booking” saat akan menginap di hotel yang telah mereka pesan.(Dipra)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top