Ruang Publik

Komplek Perumahan Mutiara Indah Bukittinggi, Belum Nikmati Air Bersih

Sedikitnya 300 jiwa atau 87 Kepala Keluarga (KK) di komplek perumahan Mutiara Indah Rt 4 Rw 3 Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kecamatan Guguk Panjang masih belum mencicipi pelayanan air bersih. Ironinya, kondisi tersebut sudah berlangsung belasan tahun silam, bahkan sudah menghabiskan sedikitnya empat kali pergantian wali kota di Bukittinggi.

Hal tersebut mencuat setelah masyarakat setempat mengadukan kondisi tersebut saat reses perseorangan masa sidang III 2016 anggota DPRD Bukittinggi, M Nur Idris kedaerah pemilihannya, Kepada M Nur Idris, warga berharap kaduan tersebut dapat segera ditindak lanjuti.

Menurut warga saat mengadukan pesoalan yang tengah mereka hadapi, untuk saat ini, warga terpaksa masih menggunakan air dari sumur tanah yang digali. Parahnya, saat musim kemarau, stok air pun semakin berkurang sehingga membuat warga kesusahan.

Selain permintaan terhadap adanya pelayanan air bersih, warga juga mengadukan beberapa persoalan lainnya seperti penerangan, trotoar dan beberapa kepentingan umum lainnya.

Dalam reses yang berlangsung sepanjang Jumat siang hingga sore kemarin, M Nur Idris melakukan reses kedua kelurahan. Dikelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, kaduan warga mencuat soal gangguan terhadap Kamtibmas.

Seperti yang dikemukanan oleh Ketua RW 4 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang Suharnel yang mengungkapkan, banyaknya pemuda dan pemudi yang minum-minuman dan ngelem di salah satu Posyandu yang ada dikawasan tersebut.

Perihal tersebut menurut Suharnel, sudah berlangsung sejak lama, bahkan kurangnya penerangan dilokasi tersebut dimanfaatkan oleh pemuda-dan pemudi tersebut untuk berbuat yang tidak-tidak.

“Saya juga sudah pernah adukan perihal ini untuk ditindak lanjuti kepada polisi, dan pihak polisi sudah mengawasi hal tersebut. Untuk mengantisipasi tersebut, paling tidak bantulah kami dengan adanya penerangan agar tidak menjadi lokasi bagi pemuda dan pemudi tersebut berbuat yang tidak-tidak,” serunya.

Selain persoalan kamtibmas, warga dari kelurahan Bukik Cangang Kayu ramang juga meminta kepada M Nur Idris soal trotoar jalan, penerangan jalan, dan bantuan terhadap fasilitas PAUD.

Menanggapi kaduan masyarakat diwilayah pemilihannya itu, M Nur Idris mengungkapkan akan mencatat dan membahas kaduan warga tersebut dalam rapat bersama nantinya bersama pihak pemerintah kota.

“Yang jelas kita akan bicarakan lebih dahulu, nantinya mana yang bisa kita kerjakan pada awal tahun akan kita usahakan, namun jika tidak akan kita usulkan lagi pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2017,” sebutnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top