Ruang Publik

Kasus Curat, Curas, Curanmor dan Pencabulan di Polres Bukittinggi Masih Tinggi

Tingginya angka kasus 3C yakni, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian sepeda bermotor (Curanmor), serta pencabulan, merupakan tantangan yang dihadapi Kapolres Bukittinggi yang baru.

Demikian disampaikan pejabat Kapolres Bukitinggi yang lama AKBP Tri Wahyudi, Selasa (1/12/2016), usai prosesi pedang pora dalam rangka pisah sambut Kapolres, menurutnya memang masih banyak kasus yang belum terungkap, dan diharapkan Kapolres yang baru AKBP Arly Jembar Jumhana mampu meminimalisir sejumlah kasus yang meresahkan masyarakat itu.

Tri Wahyudi menambahkan, disamping itu saat ini ada kasus besar yang juga sedang dalam masa penyelidikan, yakni peristiwa perkelahian sekelompok pemuda di kawasan lapangan parkir atau depan Pos Satpam Hotel Pusako Bukittinggi-Sumbar, Jumat 12 Agustus 2016 dinihari. Akibat kejadian ini, dua orang meninggal dunia, sementara dua lagi dirawat dalam waktu yang lama di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

“Dua korban yang meninggal dunia itu adalah Riko (27), serta Ronal (30), sementara korban luka-luka adalah Kamek (30) dan Feri (28),” ujarnya.

Menurut Tri Wahyudi, lebih dari 20 orang saksi telah diperiksa dalam kasus ini, namun terjadi kendala saat mereka yang diperiksa itu seakan menutupi bagaimana kronologis peristiwa yang sebenarnya. Hal ini lah terus diungkap hingga saat ini, dengan target dalam waktu dekat sudah melengkapi berkas P-21, dan menetapkan tersangkanya.

Sebelumnya pagi tadi Polres bukittinggi pagi tadi menggelar upacara prosesi pedang pora, dalam rangkaian pisah sambut dari pejabat lama AKBP Tri Wahyudi yang akan pindah tugas menjadi Wadir Bimas Polda Kalimantan Selatan, pada pejabat baru AKBP Arly Jembar Jumhana yang sebelumnya bertugas sebagai Wasidik di Ditreskrimum Polda Sumatera Barat.

Dalam kata sambutan perpisahannya Kapolres Bukittinggi yang lama AKBP Tri Wahyudi, menyampaikan rasa terima kasih pada seluruh perwira dan anggota, atas kerjasama yang baik, sehingga dapat menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

“Selama satu tahun dua bulan bertugas di Mapolres Bukittinggi, Tri Wahyudi mengakui banyak pengalaman yang didapat, hal ini akan sangat membantu saat bertugas di tempat yang baru, memang masih banyak tugas yang tertinggal, dan diharapkan Kapolres yang baru dapat melanjutkannya dengan baik,” tukasnya.

 Sementara itu Kapolres Bukittinggi yang baru AKBP Arly Jembar Jumhana menyatakan siap bertugas mengemban amanah, dan bekerja sama yang baik dengan bawahan, termasuk dengan pihak terkait, siap melanjutkan program dan kegiatan yang ada di mapolres bukittinggi, serta mengoptimalkan program utama dari Mabes Polri.

Arly Jembar Jumhana menambahkan, untuk tahap kerja awal akan dilakukan sesuai dengan program seratus hari yang menyangkut pembenahan ke dalam atau dengan arti kata meningkatkan kinerja perwira dan anggota, kemudian mengoptimalkan hubungan kerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Bukittinggi, serta pihak terkait lainnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top