Ruang Publik

Puncak HJK, Bukittinggi Gelar Iven Pacu Kuda Wisata

Pacu kuda wisata kembali mewarnai peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-232. Permainan anak nagari tersebut direncanakan digelar 25 hingga 26 2016 Desember mendatang, persis tiga hari sesudah puncak HJK 22 Desember 2016.

Guna menyukseskan pacu kuda di gelanggang Bukik Ambacang itu, telah terbentuk kepanitiaan melalui rapat di balaikota, Senin (7/11/2016) yang diketuai oleh Yontrimansyah yang juga Wakil ketua DPRD Bukittinggi. Dalam menjalankan amanah ketua tersebut, Yontrimansyah didampingi Martius Bayu dan Aldi Asnur, masing-masing sebagai wakil ketua.

Selain itu, pada pertemuan tersebut juga telah disepakati oleh ninik mamak Gadut, Agam dan Kurai V Jorong Bukittinggi untuk menyelenggarakan alek pacu kuda memeriahkan HJK 2016 Bukittinggi. Sebab, gelanggang Bukit Ambacang sebagiannya masuk wilayah Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang dan Nagari Kurai V Jorong Kota Bukittinggi.

Bahkan, baik ninik mamak kedua nagari maupun Pordasi dan Pemkab Agam serta Pemko Bukittinggi juga sudah sama-sama menyapakati untuk melakukan perbaikan berbagai fasilitas gelanggang Bukit Ambacang demi suksesnya pacu kuda tersebut. Perbaikan antara lain mencakup tribune, rumah bulat dan kandang kuda.

“Dari pihak Pemkab Agam nantinya juga kita harapkan dapat memperbaiki komponen tertentu yang masuk wilayah Nagari Gadut,” tutur Walikota M. Ramlan Nurmatias.

Selain memeriahkan HJK, pacu kuda diharapkan jadi momentum untuk mengembalikan kejayaan Bukik Ambacang sebagai gelanggang pacu tertua di Ranah Minang.

Tempo dulu, gelanggang yang terletak di Utara Bukittinggi itu cukup dikenal, sehingga mengundang atensi penggemar olahraga berkuda untuk ambil bagian pada berbagai iven. Setiap pacu senantiasa dibanjiri pengunjung.

“Kejayaan itulah yang hendak kita gencarkan kembali,” tutur Ramlan. Pacu kuda seyogianya jadi permainan yang mengundang atensi masyarakat, termasuk generasi muda. Bukan hanya penggemar olahraga dan pencinta kuda, melainkan seluruh elemen masyarakat. Karena ke depan, olahraga berkuda juga bakal masuk salah satu cabang pada pekan olahraga nasional (PON),” jelasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top