Ruang Publik

Bukittinggi Peringkat Pertama Anugerah Peduli Pariwisata 2016

Kota Bukittinggi meraih peringkat pertama pada penilaian Anugerah Peduli Pariwisata 2016 yang digelar dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DIsparekraf) Provinsi Sumatera Barat.

Bukittinggi menempati renking pertama The Best Performance kategori Kaswasan Pariwisata Utama Sumbar, disusul Kota Padang sebagai peringkat kedua dan Sawahlunto posisi ketiga.

Penghargaan tersebut telah diserahkan oleh Wagub Nasrul Abit pada malam penganugerahan Peduli Wisata Award 2016 di UPI Convention Center, Padang dan diterima Wakil Walikota Irwandi, didampingi Kadisbudpar Melfi Abra, Kabid Kepariwisataan Suziyanti, Kabid Kebudayaan Almisri, kabag humas Yulman, dan Kasubag Media dan  Dokumentasi Bagian Humas, Joharnis.

Peduli Wisata Award merupakan ajang penilaian yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sumbar terhadap pembangunan kepariwisataan yang dilakukan seluruh kabupaten dan kota sejak 2013 hingga 2016.

Ada tiga kriteria dalam penilaian, masing-masing the Best Performance yang diperoleh Bukittinggi, The Best Achievemen dan the Most Improved. Melfi Abra yang didampingi Kasi Promosi Aprilia Astuti menyebutkan, untuk The Best Performance, aspek penilaiannya meliputi tata pamong, lingkungan pariwisata, ekonomi kreatif, pemasaran pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif.

Selain itu, indikator penilaian juga meliuti jumlah kunjungan yang ditandai dengan grafik naik, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, pengembangan infrastruktur serta multiflier effect terhadap perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah, kita meraih terbaik pada pemberian penghargaan peduli pariwisata tahun ini,” kata Wakil Walikota Irwandi di sela-sela penyerahan piala dan plakat di UPI Convention Centre, Padang.

Keberhasilan itu, menurut Irwandi, bukanlah sesuatu yang instan, atau bisa diperoleh serta-merta saja, melainkan melalui kerja keras dan menuntut kepedulian dari Pemerintah Kota sendiri. Artinya, Pemko selama ini telah memberikan perhatian dan kesungguhan dalam pengembangan pariwisata sebagai sektor andalan dalam ekonomi masyarakat dan pemasukan daerah.

Diraihnya penghargaan Best Performance kategori Kawasan Utama Pariwisata Sumbar  itu, menurut Irwandi, hendaklah menjadi penyemangat guna meningkatkan hasil-hasil yang dicapai dalam pembenahan dan pengembangan pariwisata Bukittinggi ke depan.

Fasilitas kepariwisataan yang sudah dibenahi, hendaklah dipelihara dan dikembangkan terus. Citra positif yang sudah terbangun melalui penataan, seperti parkir, diharapkan terus bersinar, sehingga kian membuat pengunjung dan wisatawan betah dan nyaman berada di Kota Jam Gadang.

“Semua yang terkait dengan wisatawan, mesti memberikan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Pedagang di toko, kaki lima, rumah makan, restoran, nasi ampera, supir angkot, taksi, kusir bendi haruslah berorientasi pelayanan yang baik. Hindari penawaran harga seenak perut. Pengunjung mesti tahu daftar harga makanan, sehingga merasa tidak tertipu saat memanjakan selera dengan aneka kuliner dan masakan khas.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top