Ruang Publik

Kawasan Jalan Lereng Bukittinggi Akan Dikosongkan

Pemerintah Kota Bukittinggi dalam wacananya akan menghapus pasar lereng, lokasi tersebut akan dikembalikan menjadi jalan. Sedangkan untuk para pedagang yang ada saat ini direncanakan akan dipindahkan ke Pasar Bawah.

“Jadi, lokasi itukan dahulunya jalan, kita akan kembalikan fungsinya pada jalan, menjelang hal itu direalisasikan kita akan bangun dahulu kawasan Pasar Bawah, nah, nantinya pedagang tersebut akan kita pindahkan ke sana,” sebut Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, Senin (7/11/2016).

Menurut M. Ramlan Nurmatias, untuk rencana pembangunan Pasar bawah sendiri akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang.

“Kita akan lakukan semuanya secara bertahap, satu persatu semua akan kita benahi, termasuk kawasan Pasar Lereng tersebut,” jelasnya.

Dalam rencananya, kawasan pasar lereng tersebut nantinya akan dikosongkan dari pedagang. Intinya, bagaimana pasar ini hidup kembali, serta tertib dan nyaman, demi kepentingan masyarakat dan orang banyak.

Jalan lereng sendiri sebut M. Ramlan Nurmatias, akan dikembalikan lagi untuk jalan sehingga kendaraan bias melalui kawasan tersebut. Jadi setelah kita bangun Pasar bawah, pasar lereng ini akan kita kosongkan.

Sementara itu, pedagang Pasar Lereng berharap supaya kawasan jalan lereng tersebut tidak dikosongkan. pasalnya, sejak puluhan tahun silam kawasan tersebut sudah menjadi ikon pendukung pariwisata bagi kota wisata tersebut.

“Jadi para wisatawan dating kesini tidak mungkin hanya mnelihat Jam gadang saja lalu pergi lagi, pasti ada sesuatu yang ingin mereka cari. Nah, salah satunya pasar yang ada didalam kota ya pasar ini, dan umumnya dari para wisatwan yang saya tanyakan mengungkapkan jika terkadang mereka sengaja dating ke Bukittinggi ini mencari pakaian yang murah yang ada di pasar Lereng ini,” sebut salah seorang pedagang Pasar lereng yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut pedagang pria tersebut, selain Pasar lereng menjual dengan harga mereng, kualitas pakaian yang dijual pedagang yang ada dikawasan tersebut juga tak kalah saing dari pakaian toko.

“Kami berharap sedapat mungkin kawasan ini tidak dikosongkan dari pedagang, karena disinilah sawah ladang kami, selain itu ini juga sudah seumpama ikon bagi Kota Bukittinggi oleh wisatawan dan pengunjung lainnya,” harapnya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Bukittinggi Elvis Syahri mengungkapkan, jika semua itu baru sebatas wacana pimpinan daerah.

“Sejauh ini masih belum ada pembahasana khusus, serta anggarannya sendiri juga masih belum dibahas. Jikapun memang akan dilakukan itu palingan ditahun mendatang,” jelasnya.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top