Ruang Publik

Kurangi Beban Pencemaran Sungai Batang Agam, Pemko Bukittinggi Jalin Kerjasama dengan Bapedalda Sumbar

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meapresiasi Pemerintah daerah dan masyarakat Bukittinggi yang sudah merespon untuk menindaklanjuti pelaksanaan kegiatan Goro, dengan ikut secara bersama sama untuk membersihkan aliran sungai Batang Agam.

Namun demikian, ia juga menekankan kepada kepala daerah untuk dapat memahami dan mengetahui kondisi lingkungan daerahnya. Pemerintah daerah harus dapat berinovasi untuk menciptakan program yang dapat melibatkan langsung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Menurut Nasrul Abit, dalam Renstra Bapedalda Provinsi Sumbar tahun 2016-2020, termuat rencana kerja untuk melakukan penurunan beban pencemaran Sungai Batang Agam dengan sasaran kerja hingga tahun 2020.

“Batang Agam termasuk satu dari empat sungai di Sumbar dengan kualitas lingkungan yang tercemar. Hal ini disebabkan oleh tekanan sampah dari permukiman, pasar, rumah sakit, industri kecil dan lainnya yang dibuang kesungai.  Oleh karena itu Sungai Batang Agam ini harus ditangani secara terpadu antar daerah yang dilalui oleh sungai tersebut,” ujar Nasrul Abit.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, untuk  daerah Bukittinggi dilalui oleh tiga aliran sungai yakni Batang Agam, Batang Tambuo dan Batang Sianok. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan terhadap kualitas batang Agam telah terjadi pencemaran sungai karena keberadaannya yang melewati pasar, rumah potong hewan dan pemukiman.

“Jika musim penghujan datang, aliran sungai Batang Agam juga tidak mampu menampung beban air sehingga berdampak terhadap banjir, dan kita berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran Sungai Batang Agam sehingga dapat mencegah terjadinya banjir,” harap Ramlan.

Terpisah Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Mardison mengatakan, masyarakat sekitar perlu meningkatkan kebersihan untuk mencegah pencemaran lingkungan  sekaligus meningkatkan kualitas air Batang Agam, dan kondisi saat ini semua sampah sampah yang ada telah dibuang keluar sehingga Batang Agam ini bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top