Ruang Publik

Gerbong Mutasi Pemko Bukittinggi Tahap Pertama Bergulir, 15 Pejabat Dinonjobkan

Sebanyak 15 orang pejabat Eselon IV dan Eselon III dinonjobkan oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, pada mutasi Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Bukittingi, Senin (03/10/2016).

Dari 15 orang yang dinonjobkan tersebut, salah seorang diantaranya baru saja menerima Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya  Satya dari Presiden RI, atas pengabdiannya selama 30 tahun dalam melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Penghargaan Satyalancana Karya  yang didapat tersebut, baru saja diserahkan secara simbolis oleh Walikota Bukittinggi, Sabtu 1 Oktober 2016 lalu.

Adapun 15 orang pejabat  yang dinonjobkan tersebut yakni, Joni Feri Kepala Kantor Kebangpol, Yunizul Kabid Penempatan Dan Pelatihan Tenaga Kerja pada Dinas Sosnaker, Hafrizal Sekretaris pada Dinas Kesehatan, Sanora Yuder Kepala UPTD Puskesmas Gulai Bancah, Ahmad Fauzi Kabag Pembangunan Sekretariat Daerah, Yelrizon Sekcam ABTB.

Berikut, Zulflinda Zubir Kasi Promosi dan Kerjasama pada Disbudapar, Ma’aruf Kabid Program Data dan Pengembangan BP2TPM, Rozalini Kasi Dokumentasi dan Pemeliharaan pada Kantor Arsip dan Perpustakaan, Asri Sekretaris DKP, Achir Purnama Kepala UPTD Pengujian Kenderaan Bermotor Dishubkominfo, Ujian Trianto Lurah Puhun Tembok, Syafar Lurah Campago Ipuh, Armen Lurah Ladang Cakiah dan Alwis Lurah Kubu Tanjung.

Pejabat yang dinonjobkan ini memegang jabatan baru sebagai Fungsional umum pada Dinas, Badan, Puskesmas dan Fungsional pada Kecamatan di Lingkungan Pemko Bukittinggi.

Dalam mutasi yang dilakukan ini, juga dilakukan rotasi terhadap 102 pejabat Eselon IV dan III. Seperti Kepala BPBD yang sebelumnya dijabat oleh Daspul digantikan oleh Martius Bayu yang sebelumnya merupakan Kasi Perbengkelan pada Dishubkominfo. Sedangkan Daspul memegang jabatan baru sebagai Kepala Kantor Kesbangpol.

Jondri yang sebelumnya sebagai Sekretaris BKD memegang jabatan baru sebagai Sekretaris pada Dinas Pengelolaan Pasar. Nasril yang jabatan lamanya sebagai Sekretaris Inspektorat memegang jabatan baru sebagai Sekretaris Pada DKP. Imam Suharsoyo yang sebelumnya Kabag Umum dan Administrasi pada secretariat DPRD menduduki jabatan baru sebagai Kabid Museum dan Peninggalan sejarah pada Disbudpar.

Dalam kesempatan itu Walikota Ramlan Nurmatias mengatakan, bahwa mutasi merupakan hal yang biasa dilakukan oleh suatu organisasi. Mutasi bukan persoalan suka dan tidak suka, namun siapapun yang menjadi walikota mutasi itu tetap akan dilakukan. Karena selain untuk meningkatkan kinerja aparatur dan memperkuat jajaran pemerintahan, mutasi juga dilakukan untuk penyegaran.

“Dari 102 orang pejabat eselon III dan IV yang dilantik, ada yang kita naikkan pangkat dan ada juga yang kita mutasi. Dalam kegiatan pelantikan juga dilantik lurah perempuan yang paling muda,” kata Ramlan.

Ramlan Nurmatias mengakui,  untuk melaksanakan mutasi itu, banyak pertimbangan yang menguras pikirannya, belum lagi SMS yang macam macam diterimanya. Namun demi sebuah tugas dan tanggung jawab mutasi tersebut harus tetap dilakukan.

Untuk diketahui lanjutnya, mutasi ini merupakan gelombang pertama dan akan ada lagi dua gelombang berikutnya,  yakni pada bulan November dan Desember mendatang. Disamping itu, Ia berpesan kepada pejabat yang dilantik barusan, bahwa jabatan adalah kepercayaan yang diberikan pimpinan, oleh sebab itu kepercayaan yang diterima tersebut harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebagaimana mestinya.

“Pejabat yang dilantik hari ini, akan saya evaluasi  tiga bulan kedepan. Jika ada pejabat yang sudah tiga bulan tidak sanggup melaksanakan tugasnya akan saya ganti. Sebab tanggung jawab kita itu cukup banyak dan besar untuk membangun Kota Bukittinggi. Tidak mungkin seorang walikota akan sanggup melaksanakan pekerjaan jika tidak dibantu oleh para pejabat,” tegas Ramlan Nurmatias.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top