Ruang Publik

Konco Arek 88 IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Awali Pembangunan Masjid di Palangkitangan

Ikatan Alumni SMA Negeri (IASMA) Satu Landbouw Bukittinggi angkatan 88 bersama rombongan alumni lintas angkatan, Minggu (2/10/2016), melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Dusun Palangkitangan, Jorong Kampuang Melayu, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten 50 Kota.

Ketua pelaksana pembangunan Masjid dari angkatan 88 IASMA Satu Landbouw Bukittinggi Dedi Vestrawan mengatakan, rencana pembangunan Masjid ini ide awalnya saat melakukan survei tebar hewan qurban, yang dilaksanakan Tim Peduli Kemanusiaan (TPA) IASMA Satu Landbouw Bukittinggi.

“Setelah dua kali dilaksanakan pembagian hewan qurban pada tahun 2014 dan 2015 ke Dusun Palangkitangan ini, ditambah dengan kegiatan sosial lainnya seperti sunat masal gratis bagi 50 orang anak pada tahun 2015 lalu, munculah ide melalui pembicaraan dengan masyarakat setempat, bahwa didaerah ini belum ada Masjid sebagai tempat beribadah umat muslim,” jelasnya.

Dedi Vestrawan menerangkan, dari pembicaraan dengan tokoh masyarakat Dusun Palangkitangan ini, berlanjut menjadi pembicaraan serius, karena mereka ingin mendengarkan suara azan dikala masuknya waktu shalat lima waktu.

“Tahun 2015 itu juga Alumni angkatan 88 melakukan musyawarah dan dengar pendapat dengan seluruh teman seangkatan, maka terciptalah suatu keputusan untuk mendirikan Masjid, dan dibentuklah panitia pelaksana pembangunan, pelindung dan penasehat dari senior alumni SMA Negeri Satu Bukittinggi,” jelasnya.

Wacana pembangunan masjid ini mendapat respon positif dan dukungan dari alumni SMA Negeri Satu tingkat pusat, alumni tingkat Sumatera Barat, serta seluruh alumni yang berada di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

“Setelah rampungnya seluruh perencanaan, dilakukan penghitungan biaya yang diperkirakan mencapai 851 juta rupiah, dan minggu lalu telah dilakukan pemancangan lokasi pendirian Masjid di Dusun Palngkitangan ini, termasuk mengukur arah kiblat dengan bantuan dari Kantor kementrian Agama Kabupaten 50 Kota,” ujarnya.

Pemuka masyarakat Dusun Palangkitangan yang juga pemilik tanah lokasi pembangunan Masjid Edi Khatib mengatakan, daerah ini merupakan jalur lintas antara Kabupaten Agam dan Kabupaten 50 Kota, dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut, dan sekarang sudah terbuka jalan Provinsi, maka dari itu sudah layak adanya Masjid yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar, begitu juga bagi tamu yang sengaja lewat di daerah ini.

“Dusun Palangkitangan awalnya berada jauh dari keramaian, memiliki aset sejarah dan potensi untuk dikembangkan, ada gua imam bonjol, tersimpan tambang yang dapat dimanfaatkan masyarakat, dan dengan adanya Masjid yang akan dibangun angkatan 88 SMA Negeri Satu ini ditargetkan akan meningkatkan ketaqwaan masyarakat, dengan adanya tempat ibadah yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten 50 Kota Gusman Piliang, pendirian Masjid ini merupakan wujud kepedulian sebagai sesama umat muslim, dan alumni SMA Negeri Satu angkatan 88 telah melaksanakannya, dan hal itu perlu mendapat apresiasi dari masyarakat Dusun Palangkitangan.

“Pendirian Masjid juga telah direkomendasikan Forum Komunikasi Umat Beraga (FKUB) Kabupaten 50 Kota, perkembangan pembangunannya nantik juga harus dilaporkan pada Kantor Kementrian Agama setempat.

Apabila program IASMA Satu Bukittinggi angkatan 88 ini terlaksana dengan lancar sambung Gusman Piliang, masyarakat berkewajiban melaksanakan manajemen rumah ibadah, dan mengelola nya secara baik, karena tanggung jawab mengelola lebih berat dari pada mendirikannya.

Ketua DPRD Kabupaten 50 Kota Syafaruddin Datuak Bandaro Rajo yang juga hadir pada kesempatan ini menuturkan, sudah sepatutnya ada Masjid di Dusun Palangkitangan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah shalat secara berjamaah, mengingat Masjid yang ada yang dituju masyarakat apabila ingin beribadah shalat, jauh dari lokasi mereka tinggal.

“DPRD Kabupaten 50 Kota saat ini mendesak Pemerintah Daerah menjadikan daerah Palangkitangan menjadi jorong definitif, sesuai dengan adanya aturan pemekaran Jorong yang tertuang dalam Peraturan Daerah, serta aturan dan ketetapan lainnya, disamping itu daerah ini juga masuk catatan sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia” tukasnya.

Bupati 50 Kota diwakili Camat Gunuang Omeh Irwandi juga mengucapkan rasa terima kasih pada Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi, dan menyampaikan pesan dari Pemerintah Daerah yang juga ikut membantu kelancaran pembangunan Masjid, dengan memberikan bantuan 100 sak semen pada panitia.

Sementara itu Bupati Agam Indra Catri yang juga ketua alumni SMA Negeri Satu Bukittinggi tingkat Sumatera Barat, mengucapkan terima kasih pada masyarakat Palangkitangan yang telah menyambut kehadiran alumni dari lintas angkatan ini, khusus nya angkatan 88 yang berinisiatif mendirikan Masjid.

“Alumni SMA satu bukittinggi tersebar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten 50 Kota, dan kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk kerja nyata alumni membantu masyarakat,” jelasnya.

Menurut Indra Catri, divisi Ikatan Alumni SMA Negeri Satu juga telah membentuk Tim Peduli Kemanusiaan merupakan ujung tombak untuk melaksanakan kegiatan sosial ini, dengan sejumlah agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun mulai dari operasi katarak, tebar hewan kurban, hingga membantu masyarakat yg berada dibawah garis kemiskinan.

Ketua DPRD Provinsi Suatera Barat diwakili Martias Tanjung menjelaskan, pembangunan Masjid di Dusun Palangkitangan merupakan inisiatif dari alumni SMA Negeri Satu bukittinggi angkatan 88 yang perlu diapresiasi, karena masjid merupakan rumah ibadah umat muslim, dan mengingat di dusun Palangkitangan ini jarak masjid jauh dari perkampungan penduduk.

“Untuk kelancaran pembangunan DPRD Sumatera Barat memberikan sumbangan 100 sak semen, dan diharapkan proses nya berjalan dengan lancar, sehingga nantinya berdiri rumah ibadah yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara utuh, dan pada masyarakat setempat juga diharapkan agar membantu seluruh proses pembangunan,” tukasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top