Ruang Publik

Rumah Potong Hewan Bukittinggi Bakal Punya Alat Perebah Sapi

Rumah Potong Hewan (RPH) Bukittinggi bakal memiliki peralatan pemotong sapi yang modern, yaknirestraining box hidrolik atau alat merebahkan sapi dengan menggunakan mesin hidrolik.

Jika sebelumnya alat bpemotongan sapi di RPH ini hanya menggunakan peralatan yang sederhana dan manual, maka dalam waktu dekat alat pemotongan sapi yang dilakukan sudah sedikit lebih modern dengan menggunakan restraining box hidrolik.

“Restarining box hidrolik yang akan digunakan itu bersifat pinjam pakai dari PT Eldira Fauna Asahan Sumatera Utara. PT Eldira merupakan salah satu perusahaan yang menjual sapi impor dari Australia. Dan mereka bersedia memasang restraining box tersebut untuk RPH Bukittinggi,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Bukittinggi Melwizardi, Senin (26/9/2016).

Restraining Box Hidrolik kata Melwizardi adalah sebuah kotak untuk merebahkan hewan sebelum dipotong. Dengan adanya alat itu akan memudahkan petugas RPH dalam melakukan pemotongan hewan terutama sapi impor dari Australia. Karna selama ini alat pemotongan hewan memakai alat manual bantuan dari Propinsi Sumbar.

Menurut Melwizardi, bersedianya PT Eldira untuk memasang alat perebah sapi di RPH Bukittinggi dikarenakan adanya rencana toke daging Bukittinggi yang akan membeli sapi impor dari PT Eldira. Khusus sapi impor ini tentunya harus mendapat perlakuan khusus, termasuk proses penyembelihannya.

Oleh karena itu PT Eldia bersedia memasangnya untuk RPH Bukittinggi yang memang menyediakan jasa pemotongan hewan di Bukittinggi.

“Sejauh ini dari kerjasama yang telah dilakukan PT ELdira dengan daerah lain, setelah tiga tahun digunakan maka alat itu bisa dihibahkan kepada UPTD. Tentu dengan izin dan kontrak yang jelas,” terang Melwizardi.

Sementara itu Kepala UPTD RPH Akmal Arifin menambahkan, dengan digunakannya Restraining Box Hidrolik tersebut maka alat yang lama tetap ada dan disimpan. Sebab, jika kerjasama dengan PT Eldira itu tidak berlanjut maka alat lama akan dipakai kembali.

“Kondisi terakhir yang kita peroleh, alat restaining box hidrolik itu sudah siap, tinggal menunggu selesainya izin dari Pemko Bukittinggi,” kata  Akmal.

RPH Bukittinggi jelas Akmal, menyediakan empat jasa pelayanan yang meliputi  Jasa kandang, pemeriksaan kesehatan, pemotongan hewan dan jasa pengangkutan. UPTD RPH Bukittinggi salah satu RPH terbaik di Sumbar yang telah memiliki sertifikat halal dari LPPOM dan MUI.

Sertifikat halal tersebut merupakan jaminan bagi para pengguna jasa pemotongan akan kesehatan, keamanan, keutuhan, dan kehalalan produk yang dikeluarkan. Saat ini, UPTD beranggotakan tujuh ASN, satu tenaga kontrak untuk penyembelihan dan satu orang dokter hewan.

“Dalam operasionalnya, UPTD memiliki dua unit mobil pengangkut daging dan dua becak motor untuk membawa jeroan. Setiap harinya UPTD melakukan jasa pemotongan hewan sekitar 17-18 ekor hewan  dan setahunnya mencapai angka 6.500 ekor,” terang Akmal.(Dipra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top