Ruang Publik

Diduga Sering Utang Tuak, Pemuda ini Jadi Korban Pembacokan

Diduga sering tidak membayar tuak yang diminum nya, M Rafi 25 tahun, yang merupakan warga Koto Baru, Tanah Datar, menjadi korban pembacokan di kedai tuak Pasar Bawah Bukittinggi, Kamis 1 September 2016 kemarin.

Informasi yang dihimpun dilapangan, korban mengalami luka bacok ke kepala. Kendati tidak begitu parah, namun pemuda itu sempat dirawat di IGD Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) dan mendapat delapan jahitan di kepala.

Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bukittinggi AKP Joko Hendro Lesmono, akibat kejadian itu mata sebelah kanannya terlihat lebam, kepala sebelah kiri diperban dan siku kanan luka lecet.

“Menurut pengakuan korban Rafi, kejadian diawali usai dia minum tuak. Tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenalnya mengejar dan memukul wajahnya hingga mengenai mata,” tukasnya, Jum’at (2/9/2016).

Korban kaget dan berusaha kabur dari lokasi, malah dia dikejar dengan parang. Dua pelaku itu langsung menyerang dan membacok korban dari belakang. Kepalanya berdarah dan lari ke rumah sakit. Motornya dibiarkan di sana hingga diamankan oleh petugas Polres.

“Menurut keterangan beberapa saksi, sebelumnya korban sudah sering minum di kedai tuak itu, tapi selalu hutang dengan alasan belum punya uang,” ujarnya.

Malam kejadian itu sambung Joko Hendro Lesmono, korban jadi sasaran kekerasan. Padahal sebelumnya usai menghabiskan dua botol tuak dia pergi, kali ini niatnya dicegat oleh pemilik kedai agar segera dibayar.

Sebelumnya sambung Kasat Reskrim, setiap pemilik kedai menagih, korban menodongkan gunting ke arah pada pemilik kedai. Barangkali karena pemilik kedai wanita jadi bisa seenaknya saja.

“Pengunjung lain pun merasa gusar dan menegur korban. Lambat laun pengunjung lain sudah muak, korban langsung diburu hingga mengalami luka,” jelasnya.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top