Politik

Dualisme Kepengurusan, Pelantikan Pengurus DPD PAN Bukittinggi Ditunda

Pelantikan pengurus DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bukittinggi periode 2015 – 2020 yang akan berlangsung Kamis 5 Januari 2017 di salah satu hotel, akhirnya batal, karena terjadi terjadinya kesalahpahaman dikalangan internal partai.

Pelantikan batal dilaksanakan karena sebelumnya DPW PAN Sumbar mengeluarkan dua Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PAN Bukittinggi.

Rencananya, DPW PAN Sumbar yang diwakili Ketua Bapilu Guspardi Gaus akan melantik Ketua DPD PAN Bukittinggi Fauvan Haviz, Sekretaris David Kasidi dan Bendahara Sabirin Rahmat. Namun urung terlaksana karena mendapat protes dari sebagian kader PAN Bukittinggi, karena menurutnya jabatan sekretaris dijabat dualisme antara David Kasidi dan Rici Vidiono Puperta Agus.

Pada saat pembacaan SK, sempat terjadi keributan karena salah seorang kader PAN tidak menerima dan melakukan protes agar acara pelantikan ditunda karena adanya dua SK berbeda yang dikeluarkan DPW PAN Sumbar.

Sebelum keributan berlanjut M. Nur Idris meminta agar acara pelantikan ini ditunda dan permasalahan  dua SK tersebut diserahkan sepenuhnya ke DPW PAN Sumbar.

“Pelantikan pengurus ini batal dilaksanakan karena adanya dua orang jabatan sekretaris, SK pertama ditunjuk David Kasidi sebagai sekretrais sedangkan SK kedua Rici Vidiono Puperta Agus ditunjuk sebagai sekretaris. Namun satu dari kedua SK tersebut belum dilakukan pencabutan oleh DPW PAN Sumbar,” kata M. Nur Idris yang juga anggota DPRD Bukittinggi.

Menurut M. Nur Idris, persoalan ini hanyalah persoalan administrasi saja di DPW PAN Sumbar. Mudah mudahan bulan depan persoalan ini dapat diselesaikan dan pelantikan tetap akan dilanjutkan. Ia menambahkan ketidak hadiran Ketua dan Sekretaris DPW PAN Sumbar karena adanya urusan lain di luar kota. Sementara Ketua DPD PAN Bukittinggi, Fauzan Haviz tidak dapat hadir karena sedang berobat ke Malaysia.

Sementara itu, Guspardi Gaus utusan DPW PAN Sumatera Barat yang akan melakukan pelantikan mengatakan, persoalan ini adalah persoalan miskomunikasi saja. Permasalahan ini akan dibawa ke DPW PAN Sumbar.

“Permasalahan ini akan kita komunikasikan lagi, kalau ada SK kedua maka SK pertama biasanya batal,” jelasnya.

Dari data yang didapat, DPW PAN Sumbar mengeluarkan dua SK yakni SK pertama nomor PAN/A/04/Kpts/K-S/010/X/2016 tgl 31 Oktober 2016 yang ditanda tangani DPW PAN Sumbar Ali Mukni dan Sekretaris Taslim menunjuk Ketua DPD PAN Bukittinggi, Fauzan Haviz, Sekretaris David Kasidi dan Bendahara Sabirin Rahmat.

Sedangkan SK kedua nomor PAN/A/04/Kpts/K-S/010/XII/2016 tgl 5 Desember 2016 yang ditanda tangani DPW PAN Sumbar Ali Mukni dan Sekretaris Taslim menunjuk Ketua DPD PAN Bukittinggi, Fauzan Haviz, Sekretaris Rici Vidiono Puperta Agus dan Bendahara Sabirin Rahmat. Di dalam SK kedua tersebut ada arahan ketua DPW PAN Sumbar tanggal 26 November 2016 agar dilakukan perubahan terhadap susunan pengurus yang diajukan.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top