Politik

Masa Sidang III, DPRD Bukittinggi Laksanakan Reses ke Daerah Pemilihan

Lima orang anggota DPRD Kota Bukittinggi daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), melakukan reses masa sidang III tahun 2016 ke Dapilnya, Kamis (1/12/2016) siang.

Reses dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial bersama empat orang anggota lainnya asal pemilihan ABTB yakni Rismaidi, Jon Edwar, Syaiful dan Fauzan Haviz. Kegiatan reses dilakukan dengan menggelar pertemuan dengan masyarakat dari delapan keluarahan beserta lurah, LPM, RT/RW, bundo kanduang, dan kader PKK di aula Kantor Camat setempat.

Ketua DPRD Kota Bukittingggi Beny Yusrial usai menggelar pertemuan tersebut mengatakan, reses yang dilakukan sudah menjadi suatu kewajiban bagi anggota dewan untuk mengunjungi daerah pemilihannya, dengan target dapat menjemput dan menampung aspirasi masyarakat.

“Diharapkan nantinya berbagai persoalan dan usulan yang disampaikan masyarakat, baik itu berupa kegiatan fisik dan non fisik bisa menjadi bahan acuan bagi anggota dewan untuk ditindak lanjuti secara bersama,” terangnya

Tujuan reses ke Dapil ini sambung Beny Yusrial, dalam rangka silaturahim dan menjemput aspirasi masyarakat yang mungkin belum terakomodir. Berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan masyarakat ini kita tampung dan  kita bahas di dewan, dengan melakukan pengawalan.

Dalam kegiatan reses tersebut Beny Yusrial juga menyampaikan tiga prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2017 mendatang. Tiga perioritas pembangunan itu yakni Pembangunan Gedung DPRD senilai 30 Miliar, Pembangunan RSUD senilai Rp 70 Milliar dan Revitalisasi Jam Gadang senilai Rp 25 Miiliar.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Rismaidi mengatakan, kegiatan reses yang dilakukan ke daerah pemilihannya itu, benar-benar dimanfaatkan masayarakat untuk menyampaikan beragam aspirasi dan masukan. Mulai dari peningkatan infrastruktur, penyelesaian tanah konsolidasi jalan by pass, peningkatan jalan penunjang pariwisata serta pembuatan gerbang batas wilayah di kelurahan Kubu Tanjung.

Selain itu kata Rismaidi, masyarakat juga memberikan masukan terkaid dengan peranan dari pemerintah kelurahan yang belum maksimal, peningkatan honor kader PKK, Posyandu dan RT/RW, penanggulangan dampak pembakaran limbah rumah sakit terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar, penerangan lampu jalan dan pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) atau Tax Amnesty juga menjadi harapan oleh warga.

“Berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan itu, nantinya akan kami jadikan bahasan dengan pihak ekse­kutif dalam upaya merealisasikannya. Sejumlah masukan, saran dan kritikan yang disampaikan masayarakat ABTB ini bersifat membangun. Oleh karena itu kami di DPRD berupaya untuk membahasnya kembali bersama pemerintah setempat,” ungkap Rismaidi.(Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top