Peristiwa

Api Membara, 28 Petak Toko di Pusat Pertokoan Aur Tajungkang Bukittinggi Terbakar

HaloBukittinggi : Sebanyak 28 petak toko di komplek pertokoan Pasar Aur Tajungkang, Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Jum’at (12/5/2017) dini hari tadi, sekira pukul 03.00 WIB, ludes dilalap api.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi yang dialami akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 4,2 milyar.

Hingga sore tadi, pihak Polres Bukittinggi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun kuat dugaan kejadian yang menghanguskan toko yang biasa digunakan sebagai tempat menjual aksesoris dari anyaman bambu, toko karpet dan berbagai peralatan rumah tangga seperti sapu, tikar, sajadah anyaman itu, akibat korsleting listrik.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, gang-gang pertokoan sudah sulit ditembus karena tebalnya asap hitam dari kobakaran api yang terus menyala. Sejumlah pedagang terlihat sibuk bergotong royong menyelamatkan sisa dagangan yang masih dapat diselamatkan.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bukittinggi, Martius Bayu, api berhasil menghanguskan sekitar dua blok pertokoan yang diperkirakan berjumlah 28 petak toko, petugas yang piket langsung mengambil tindakan upaya memadamkan api.

“Upaya pemadaman api ini sambung Martius Bayu, juga dibantu oleh belasan unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan petugas dari Kabupaten Agam, Kota payakumbuh, Kota Padangpanjang, Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk bantuan dari PMI Kota Bukittinggi, serta PDAM Kota Bukittinggi yang turut membantu untuk suplay air,” jelasnya.

Selang waktu dua setengah jam sambung Martius Bayu, tim gabungan pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api, namun kondisinya toko yang berada dalam satu komplek dilantai dua itu tidak dapat terselamatkan, termasuk barang dagangan pedagang hanya sebagian kecil saja yang dapat diamankan.

Sementara itu Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Kebakaran Bukittinggi Refrizal menyebutkan, kebakaran yang terjadi pada dinihari itu menyebakan barang-barang pedagang tak banyak yang bisa diselamatkan.

“Kobaran api begitu kuat, sehingga cepat menjalar ke bangunan disebelahnya, tim pemadam kebakaran juga sempat sulit memadamkan api karena lokasi juga terbilang sulit di jangkau karena pertokoan disana padat,” ujarnya.

Refrizal menambahkan, kebakaran itu menghanguskan 28 petak toko warga yang pada umumnya berukuran 3×3 meter yang berada di lantai dua pusat pertokoan Aur Tajungkang Pasar Bawah.

“Ada 28 pemilik toko juga yang menjadi korban dari beberapa toko yang terbuat dari dinding tembok dan atap seng itu ” sebutnya.

Kejadian tersebut pun menarik perhatian dari Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias yang memantau langsung lokasi kebakaran.

Pada  kesempatan itu M. Ramlan Nurmatias mengungkapkan turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi dan meminta para korban untuk bersabar.

“Kita nantinya akan membantu meringankan para korban untuk menyediakan seng atap toko ini, apalagi bulan puasa dan lebaran sudah dekat. Kita akan usahakan nantinya saat puasa itu  mereka sudah bisa untuk berjualan kembali,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Bukittinggi Kompol Zahri Almi yang dikonfirmasi mengatakan, sebayak 4 orang saksi sudah dipangil untuk meminta keterangan.

“Hasil penjelasan dari sejumlah saksi itu memang tidak mengetahui persis penyebab kebakaran dan asal api tersebut. Sebab  para saksi hanya melihat api sudah terlihat membesar di lantai 2 pasar Aur Tajungkang Bukittinggi itu,” ulasnya.

Dari hasil olah TKP sambung Zahari Almi, pihak kepolisian memprediksi penyebab kebakaran pusat pertokoan lantasi dua di Aur Tajungkang itu akibat konsleting listrik atau arus pendek. (Dipra)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

Copyright © 2016 HaloBukittinggi

To Top